KENDARI, TERASSULTRA.COM – Mantan Gubernur Sultra, Nur Alam dijadwalkan bebas pada Selasa 16 Januari 2024 mendatang.
Bebasnya Nur Alam di Sulawesi Tenggara (Sultra) diprediksi akan merubah konstalasi politik di bumi anoa.
Hal itu diungkapkan Pengamat Politik Sultra, Najib Husen saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (9/1/2024). Dikatakannya Nur Alam bebas bisa melakukan konsolidasi dengan para simpatisan dan pendukungnya.
Dengan bebasnya Nur Alam tambahnya akan merubah konstalansi pilitik di bumi anoa, karena beberapa program pembangunan pasangan Saleh Lasata itu sampai sekarang masih diingat oleh masyarakat.
“Banyak program yang telah direalisasikan Pak Nur Alam, seperti program Bahteramas, pembangunan mesjid di tengah laut dan lain sebagainya,” jelasnya.
Sehingga hal itu bisa menguntungkan orang-orang yang bersama Nur Alam. Saat ini bukan lagi fanatisme partai tapi fanatisme Nur Alam.
“Kalau partai maka orang-orang akan mengingat partai tetapi ini karena memang sudah tidak banyak bergerak di partai maka bisa jadi kekuatan nur alam semakin kuat,” tegasnya.
Dorong istri dan anak maju Bupati Konsel dan Walikota Kendari, Akademisi UHO itu menyampaikan bahwa beberapa survei yang dilakukan, keluarga Nur Alam mengalami peningkatan yang cukup signifikan sehingga ketika hadir secara fisik itu bisa menambah elektabilitas mereka.
“Pada dasarnya Pak Nur Alam adalah salah satu politik di Sultra yang harus diperhitungkan, sehingga ketika hadir secara fisik dan turun langsung maka akan merubah konstalansi politik,” bebernya.
Dalam kesempatan itu, Najib Husen mengatakan keinginan Nur Alam yang belum dilakukan adalah bertemu masyarakat diakhir masa jabatannya.
“Hal itu bisa diwujudkan karena Pak Nur Alam akan segera bebas. Selain berniat bertemu masyarakat juga melakukan konsolidasi kembali kekuatan yang ada,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar