SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Pemerintahan Pemkot Kendari

Bahas Arah Bisnis dan Transparansi, Wali Kota Kendari Hadiri RUPS PT BPR Bahteramas 2025

FB IMG 1747387932509
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat memberikan keterangan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2025 PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bahteramas Sulawesi Tenggara. Foto ist

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2025 PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bahteramas Sulawesi Tenggara yang digelar di Hotel Zahra Syariah, Kota Kendari, Jumat (16/5/2025).

Rapat ini menjadi forum strategis bagi seluruh pemegang saham dalam menentukan arah kebijakan, evaluasi kinerja, dan penguatan tata kelola perusahaan milik daerah tersebut.

Kegiatan tahunan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, yang juga bertindak sebagai pemegang saham pengendali.

Hadir pula sejumlah pejabat penting, mulai dari Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Ketua DPRD Sultra, Kepala OJK Sultra, hingga para bupati dan wali kota dari seluruh kabupaten kota di Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya konsolidasi dan profesionalisme dalam pengelolaan BUMD, khususnya PT BPR Bahteramas, agar tetap relevan dan kompetitif di tengah tantangan sektor keuangan yang dinamis.

“Untuk pertama kalinya, RUPS ini dihadiri oleh para kepala daerah definitif yang punya kewenangan penuh sebagai pemegang saham. Ini momen penting untuk memastikan bahwa PT BPR Bahteramas dikelola secara profesional, dengan pengawasan ketat dan transparansi tinggi,” bebernya.

Andi Sumangerukka menambahkan bahwa kehadiran seluruh kepala daerah adalah bentuk keseriusan dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang sehat dan berkelanjutan melalui lembaga keuangan milik daerah.

“Kita ingin PT BPR Bahteramas menjadi lokomotif bagi pengembangan ekonomi lokal, khususnya bagi sektor UMKM yang masih membutuhkan akses pembiayaan yang inklusif dan terjangkau,” paparnya.

Sementara itu Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dalam forum tersebut memaparkan kondisi terkini PT BPR Kendari yang merupakan bagian dari struktur kepemilikan Perseroda BPR Bahteramas.

“Saat ini total penyertaan modal pada BPR Kota Kendari mencapai sekitar Rp6,5 miliar, dengan komposisi Rp5,3 miliar berasal dari Pemerintah Provinsi Sultra dan Rp1,1 miliar dari Pemerintah Kota Kendari,” jelasnya.

Meskipun dalam beberapa tahun terakhir belum ada penambahan modal baru dari pemerintah kota, Siska menyampaikan bahwa BPR Kendari tetap menunjukkan performa yang cukup solid.

“Kami mengapresiasi capaian manajemen karena BPR Kota Kendari sudah bisa memberikan kontribusi nyata berupa dividen lebih dari Rp2 miliar kepada pemerintah kota. Ini menjadi indikator positif di tengah tantangan sektor keuangan daerah,” ungkapnya.

Ia juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah dan manajemen BPR dalam penguatan sistem pengawasan, peningkatan kualitas layanan, dan perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha lokal.

“Saya berharap ke depan BPR Kendari bisa lebih aktif menjangkau masyarakat kecil, pelaku UMKM, dan sektor-sektor produktif lainnya. BUMD harus punya dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement