BUTON UTARA, TERASSULTRA.COM – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka dan Hugua, melanjutkan kampanye terbatas di Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur) pada Minggu (3/10/2024).
Dalam kesempatan itu, Hugua menyebut bahwa keterlibatannya di wilayah Butur bukan hal baru. Sejak lebih dari 20 tahun lalu, ia kerap hadir untuk menjalankan program sosial.
“Kehadiran saya di Butur bukan hanya dalam rangka kampanye ini. Sejak lama, saya sudah sering berkunjung ke wilayah ini, bahkan hingga ke kawasan transmigrasi,” ungkap Hugua.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat Wakorumba Utara, termasuk infrastruktur jalan, lapangan kerja, dan akses layanan publik, sudah menjadi prioritas yang akan diperjuangkan bila dirinya dan ASR terpilih.
“Saya memahami benar kondisi di lapangan. Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah kondisi jalan lingkar Labuan Korumba Utara yang rusak berat. Jika ASR-Hugua dipercaya masyarakat, tidak akan ada lagi jalan berlubang di Sultra,” tegas Hugua.
Selain infrastruktur, Hugua mengungkapkan bahwa sektor pertanian dan perikanan akan mendapatkan perhatian khusus. Masyarakat Wakorumba Utara mengeluhkan keterbatasan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) serta kebutuhan pupuk untuk perkebunan jambu mete, pala, dan cengkeh yang menjadi andalan petani di wilayah tersebut.
“Kami berkomitmen untuk memastikan ketersediaan pupuk dan bibit untuk petani di Butur, karena wilayah ini adalah salah satu pemasok hasil perkebunan di Sultra,” tambahnya.
Tak hanya petani, Hugua juga menyoroti kebutuhan nelayan di Wakorumba Utara yang memerlukan alat tangkap ikan. Ia menilai Labuan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pelabuhan kontainer guna mendukung distribusi hasil perkebunan.
“Ada juga peluang pariwisata di sini, terutama di kawasan pasir putih yang menjadi habitat penyu langka. Jika dipercaya, kami akan mendorong pengembangan potensi wisata ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hugua menekankan bahwa ASR, yang berlatar belakang militer, memiliki kemampuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Keamanan dan ketertiban, menurutnya, adalah syarat utama bagi pembangunan yang berkelanjutan.
Hugua juga memaparkan visi Sultra Aman, Sejahtera, dan Religius melalui tiga prioritas utama di tahun pertama masa jabatannya. Pertama, memastikan pendidikan dapat diakses semua kalangan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan untuk mencegah putus sekolah.
Kedua, meningkatkan akses layanan kesehatan, dengan memperkuat rumah sakit, puskesmas, dan menambah tenaga medis khusus, termasuk dokter spesialis anak dan kandungan. Ketiga, menciptakan lapangan kerja yang akan mendorong peningkatan daya beli masyarakat dan indeks pembangunan manusia.
“Kami juga berkomitmen mengalokasikan 80 persen APBD Sultra untuk pengembangan sektor pertanian dan perikanan, sehingga ekonomi petani dan nelayan akan terdongkrak. Kami ingin memastikan anggaran tersalurkan pada sektor-sektor yang langsung mengangkat ekonomi rakyat,” tandas Hugua.
Penulis: Andri


















Komentar