KONAWE UTARA, TERASSULTRA.COM – Sosok AKBP Priyo Utomo telah meninggalkan jejak yang tak terlupakan selama menjabat sebagai Kapolres Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam kurun waktu 2 tahun, yakni sejak 6 Januari 2023 hingga 9 Januari 2025, Priyo Utomo membawa perubahan besar melalui berbagai inovasi dan terobosan yang signifikan.
Pada Kamis (9/1/2025), suasana haru menyelimuti Polres Konawe Utara saat acara pisah sambut digelar. AKBP Priyo Utomo yang kini dipromosikan sebagai Wadir Ditreskrimsus Polda Jawa Barat, berpamitan dengan seluruh jajaran Polres Konawe Utara, didampingi sang istri, Rosana Priyo Utomo. Isak tangis dan pelukan hangat mengiringi perpisahan yang penuh makna itu.
Priyo Utomo tidak hanya dikenal sebagai sosok yang fokus pada keamanan, tetapi juga sebagai pemimpin yang peduli pada pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa capaian monumental selama kepemimpinannya meliputi:
1. Penguatan Keamanan dan Pariwisata
Pembangunan dua pos pengamanan wisata di Pantai Taipa dan Pantai Batam untuk meningkatkan keamanan destinasi wisata.
Penurunan angka kejahatan melalui program Pos Mobile, yang efektif meningkatkan pengawasan di daerah rawan.
2. Pembangunan Fasilitas Umum
Penyelesaian pembangunan Masjid Miftahul Faizin yang diresmikan oleh Kapolda Sultra.
Pembangunan fasilitas olahraga dan lapangan tembak yang bermanfaat bagi personel Polres maupun masyarakat umum.
3. Dukungan Pendidikan dan Ketahanan Pangan
-Distribusi ribuan buku untuk meningkatkan literasi di Desa Labengki.
-Program makan sehat bergizi untuk anak sekolah di SDN 5 dan SDN 7 Landawe, selaras dengan program Presiden Prabowo Subianto.
-Pengembangan lahan perkebunan di wilayah Polres dan Polsek untuk mendukung ketahanan pangan.
Di bawah kepemimpinan Priyo Utomo, tim voli Polres Konawe Utara meraih berbagai prestasi membanggakan, termasuk:
– Juara 1 Kapolda Cup 2023 untuk tim voli putra dan putri.
– Juara 1 Kapolda Cup 2024 untuk tim voli putra.
– Juara 5 Nasional pada ajang Kapolri Cup 2024 untuk tim voli putri.
– Sisi humanis Priyo Utomo terlihat melalui berbagai program bantuan sosial, seperti:
– Pembangunan dua rumah layak huni untuk warga kurang mampu di Desa Puuwonua dan Desa Wanggudu Raya.
– Pembuatan sumur bor di Kelurahan Tinobu untuk menyediakan akses air bersih bagi warga.
Tidak hanya memikirkan masyarakat, Priyo Utomo juga memastikan kesejahteraan internal anggotanya. Program makan bersama menjadi tradisi untuk mempererat kekeluargaan. Ia juga memberikan apresiasi kepada personel berprestasi dan memberi pembinaan kepada yang kurang disiplin.
Dalam acara perpisahan, AKBP Priyo Utomo berpesan agar fasilitas yang telah dibangun tetap dijaga dan dimanfaatkan secara optimal. Ia juga mengajak personel Polres untuk terus memakmurkan Masjid Miftahul Faizin dan menjaga sinergi dengan masyarakat.
Dengan segudang prestasi dan terobosan yang dihadirkan, AKBP Priyo Utomo telah membuktikan bahwa kepolisian bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan dan pembangunan masyarakat. Promosinya ke Polda Jawa Barat merupakan penghargaan atas dedikasi dan integritasnya, sekaligus menjadi inspirasi bagi pemimpin lain di institusi kepolisian.
Kepergian AKBP Priyo Utomo meninggalkan warisan yang tak ternilai di Konawe Utara, baik bagi masyarakat maupun keluarga besar Polres. Kini, ia melangkah ke panggung yang lebih besar, membawa semangat inovasi dan pelayanan yang tak pernah padam.
Penulis: Andri


















Komentar