KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemilihan Wali Kota Kendari (Pilwali) 2024 semakin mendekati puncaknya. Lima pasangan calon tengah bersaing ketat menjelang pemungutan suara yang akan digelar serentak pada 27 November 2024. Salah satu pasangan yang menjadi sorotan adalah Aksan Jaya Putra-Andi Sulolipu (AJP-ASLI).
Pasangan calon nomor urut 4 ini telah menyusun 20 program unggulan untuk mewujudkan Kendari sebagai kota maju dan berintegritas. Salah satu fokus utama mereka adalah menjadikan Kota Kendari bebas dari praktik korupsi, sebuah visi yang sejalan dengan agenda nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Korupsi adalah penghalang utama kemajuan daerah. Kami bertekad untuk meminimalisir, mencegah, dan memberantas praktik korupsi di lingkungan pemerintahan Kota Kendari,” tegas Aksan Jaya Putra (AJP) saat ditemui di Kediamannya, Selasa (19/11/2024).
Sinergi dan Keteladanan Pemimpin
AJP menekankan bahwa upaya melawan korupsi memerlukan keberanian pemimpin dan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah, lembaga legislatif, penegak hukum, mahasiswa, ormas, hingga masyarakat umum.
“Seorang pemimpin harus menjadi teladan. Jika ingin memberantas korupsi, maka integritas harus dimulai dari pucuk pimpinan,” tegasnya.
Pasangan AJP-ASLI berkomitmen untuk menerapkan prinsip kepemimpinan yang jujur, berani, disiplin, dan bertanggung jawab. Mereka juga berencana memperkuat tata kelola pemerintahan dengan sistem yang transparan dan berbasis teknologi.
“Kami yakin, dengan sinergi dan langkah nyata, pemerintahan yang bersih bukanlah mimpi. Niat yang dibarengi dengan tindakan akan membawa perubahan,” tegas calon wali kota dari Partai Golkar tersebut.
Survei Saiful Mujani: AJP Dinilai Paling Bersih dari Korupsi
Komitmen pasangan AJP-ASLI untuk membangun pemerintahan yang bersih mendapatkan pengakuan publik. Berdasarkan survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada Juli 2024, AJP menempati posisi teratas sebagai calon wali kota yang paling bersih dari korupsi, dengan perolehan 17 persen.
Di posisi kedua ada Siska Karina Imran (12,5 persen), diikuti Sitya Giona Nur Alam (10,1 persen). Sementara calon lainnya, termasuk Sudirman dan Andi Sulolipu, mendapatkan dukungan yang lebih kecil.
Hasil survei juga menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Kendari lebih memilih pemimpin yang bersih dari korupsi meskipun kurang mampu memimpin, dibandingkan pemimpin yang mampu tetapi tidak bersih.
“Hasil survei ini mencerminkan harapan masyarakat akan pemimpin yang jujur dan berintegritas. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja keras mewujudkan pemerintahan yang bersih,” ungkap AJP.
Dukungan Publik dan Tantangan di Pilwali Kendari
Dengan lima pasangan calon yang berlaga, Pilwali Kendari menjadi kontestasi politik yang paling dinanti. Selain AJP-ASLI (Nomor urut 4), empat pasangan lainnya adalah:
1. Siska Karina Imran-Sudirman (nomor urut 1)
2. Yudhianto Mahardika-Nirna Lachmuddin (nomor urut 2)
3. Sitya Giona Nur Alam-Subhan (nomor urut 3)
4. Abdul Rasak-Afdhal (nomor urut 5)
Kendati persaingan ketat, AJP-ASLI optimistis mampu memenangkan hati masyarakat dengan program-program pro-rakyat dan komitmen terhadap integritas.
“Kami percaya, kepercayaan masyarakat akan menjadi modal utama untuk membawa perubahan di Kendari,” tandas AJP.
Dengan visi bebas korupsi yang selaras dengan harapan masyarakat, pasangan AJP-ASLI diharapkan dapat menjadi pilihan utama untuk memimpin Kendari menuju pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan berintegritas.
Penulis: Andri


















Komentar