KONAWE UTARA, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara kembali melakukan penguatan struktur birokrasi melalui pelantikan pejabat eselon II-B. Kali ini, Bupati Konawe Utara, Ikbar secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Ahmad Sukamto Tayeb sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Konut, Jumat (2/5/2025).
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Konawe Utara dengan dihadiri sejumlah pejabat struktural, unsur Forkopimda, dan keluarga besar lingkup Pemerintah Daerah. Jabatan ini sebelumnya diisi oleh Irwan Habibu sebagai pelaksana tugas (Plt), yang telah memasuki masa pensiun.
Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan pentingnya posisi strategis Dinas Dukcapil dalam pemerintahan. Ia menyebut bahwa pelayanan administrasi kependudukan merupakan wajah paling nyata dari kinerja birokrasi di mata masyarakat.
“Dinas Dukcapil adalah salah satu instansi paling bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dari akta kelahiran hingga KTP, dari pindah domisili hingga pencatatan pernikahan, semua melewati Dukcapil. Oleh karena itu, saya minta saudara Ahmad Sukamto bekerja maksimal, cepat, akurat, dan tetap ramah kepada masyarakat,” bebernya.

Bupati Konawe Utara, Ikbar tengah saat belangsung pelantikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Konut. Foto Andri
Menurut Bupati Ikbar, tantangan ke depan tidak ringan, terutama di era digitalisasi saat ini yang menuntut pelayanan publik harus lebih cepat, efisien, dan bebas dari pungutan liar. Ia menginginkan agar jajaran Disdukcapil mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk desa dan kelurahan.
“Saya ingin kehadiran Dukcapil benar-benar dirasakan manfaatnya hingga pelosok desa. Tidak boleh ada warga yang kesulitan mendapatkan dokumen kependudukan hanya karena tempat tinggalnya jauh dari kota,” tegasnya.
Politi PBB itu juga mengingatkan bahwa sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama, Ahmad Sukamto tidak hanya bertugas secara administratif, tetapi juga harus menjadi motor penggerak reformasi birokrasi dalam unit kerjanya.
“Lakukan terobosan, inovasi pelayanan, dan tingkatkan kualitas SDM internal. Bangun sistem kerja yang cepat tanggap, transparan, dan berbasis teknologi informasi,” paparnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Ikbar kembali menegaskan bahwa jabatan adalah amanah rakyat yang harus dijaga dan dilaksanakan sebaik-baiknya.
“Jabatan bukan tempat mencari kenyamanan, tapi ladang pengabdian. Berikan yang terbaik untuk daerah dan rakyat kita. Itulah ukuran keberhasilan sesungguhnya,” tutup Ikbar.

Ahmad Sukamto Tayeb yang baru saja resmi menjabat sebagai Kepala Disdukcapil. Foto Andri
Sementara itu, Ahmad Sukamto Tayeb yang baru saja resmi menjabat sebagai Kepala Disdukcapil menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyebut pelantikan ini bukan sekadar promosi jabatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus diemban dengan penuh integritas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas amanah ini. Saya memahami betul bahwa pelayanan Dukcapil adalah urusan yang sangat fundamental. InsyaAllah, saya akan bekerja dengan semangat dan dedikasi tinggi demi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” katanya.
Ia mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan evaluasi internal terhadap sistem pelayanan yang berjalan, termasuk pemetaan kendala yang selama ini dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan adminduk.
“Fokus pertama kami adalah pembenahan sistem antrian, percepatan layanan dokumen, serta memperkuat layanan berbasis digital yang mudah diakses masyarakat,” jelasnya.
Ahmad juga menyoroti pentingnya sinergi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan lembaga lainnya. Menurutnya, pendekatan pelayanan yang proaktif harus diterapkan, khususnya bagi wilayah-wilayah yang masih terkendala infrastruktur dan jaringan komunikasi.
“Kami akan menjadwalkan layanan jemput bola ke desa-desa yang letaknya terpencil. Kami ingin memastikan semua penduduk Konawe Utara punya dokumen resmi, karena itu menjadi dasar mereka untuk mendapatkan layanan lain seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial,” tandasnya. (adv)


















Komentar