SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudirman Gerebek Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Pelabuhan Rakyat Kendari

Sudirman 1
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman didampingi Kasatpol PP saat melakukan penggerebekan BBM Subsidi di pelabuhan rakyat, Rabu (28/10/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama aparat kepolisian menggerebek sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di kawasan pelabuhan rakyat, samping Puskesmas Kandai, Kecamatan Kendari Barat, Rabu (28/10/2026).

Dalam penggerebekan yang dipimpin Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, petugas menemukan ratusan liter BBM jenis Pertalite dan Solar. Seluruh temuan tersebut kemudian diserahkan kepada Polresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penggerebekan melibatkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari dan personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari. Ratusan personel Satpol PP turut dikerahkan untuk mendukung penertiban di lokasi.

Sudirman menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi berlangsung tanpa penanganan. Pengawasan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan.

“Semua yang kita dapatkan ini kita serahkan ke Polres karena Reskrim tadi menemani kami. Siapa pelakunya, siapa yang menimbun di sini, itu menjadi kewenangan kepolisian,” jelasnya di lokasi penggerebekan.

Temuan ratusan liter BBM tersebut harus ditindaklanjuti melalui proses hukum untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab. Pemkot menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian, termasuk penyelidikan mengenai asal-usul BBM dan dugaan praktik penimbunan.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan, pengawasan tidak berhenti pada penggerebekan tersebut. Pemkot Kendari akan terus menelusuri aktivitas yang diduga berkaitan dengan penimbunan maupun pelangsiran BBM bersubsidi, terutama jika berpotensi mengganggu distribusi dan merugikan masyarakat.

Penyalahgunaan BBM bersubsidi menjadi persoalan serius karena bahan bakar tersebut diperuntukkan bagi kelompok masyarakat dan sektor yang berhak menerimanya.

Praktik penimbunan atau penyaluran yang tidak sesuai ketentuan berpotensi menghambat akses masyarakat terhadap BBM.

Untuk itu, Sudirman meminta masyarakat ikut mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Warga yang menemukan aktivitas mencurigakan, termasuk dugaan penimbunan atau pelangsiran, diharapkan segera melaporkannya kepada aparat berwenang.

“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk membantu pengawasan. Jika menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan agar bisa ditindaklanjuti oleh pihak berwenang,” bebernya.

Untuk diketahui, dalam penggerebekan tersebut, BBM jenis Pertalite dan Solar yang ditemukan di gudang telah diserahkan kepada Polresta Kendari.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement