SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan

Plt Rektor Harap Lulusan UHO Terus Belajar dan Adaptif

Uho 1
UHO saat laksanakan wisuda di gedung Auditorium, Sabtu (17/10/2026). Foto Arsya

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan wisuda terhadap 1.484 mahasiswa saat Rapat Senat Terbuka Wisuda Program Doktor III (3), Magister LXXXIV (84), Profesi Apoteker XIV (14) dan Sarjana CXVI(116) Periode IX dan X, Sabtu (17/10/2026) di Auditorium Mokodompit UHO.

Plt Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng berharap Wisudawan terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, menjaga integritas dan karakter, serta menjadi insan yang mampu memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat.

Katanya, wisuda kali ini mencapai 1.484 orang dengan rincian periode IX tercatat sebanyak 748 orang, sedangkan periode X berjumlah 736 orang.

“Peserta wisuda periode IX tahun 2026 tercatat sebanyak 748 orang, yang terdiri atas 14 lulusan program doktor (S3), 72 lulusan magister (S2), 636 lulusan sarjana (S1), 20 lulusan diploma tiga (D3), dan enam lulusan profesi. Berdasarkan data per fakultas, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 214 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 102 orang dan Fakultas Teknik sebanyak 85 orang,” ungkapnya

“Sementara itu, Program Pascasarjana 64 orang, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) 63 orang, Fakultas Pertanian 56 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 50 orang, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 48 orang, Fakultas Farmasi 38 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 20 orang, Fakultas Kedokteran 6 orang, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 2 orang,” jelasnya.

Ia menjelaskan, sementara wisuda periode X tahun 2026 tercatat sebanyak 736 orang, terdiri atas 13 lulusan program doktor (S3), 21 lulusan magister (S2), 494 lulusan sarjana (S1), 16 lulusan diploma tiga (D3), dan 192 lulusan profesi.

Berdasarkan data per fakultas, Fakultas Farmasi 196 orang, yang didominasi lulusan program profesi sebanyak 192 orang. Selanjutnya, Fakultas Pertanian mencatat 99 lulusan, FKIP 74 orang, Fakultas Teknik 68 orang, FISIP 59 orang, FEB 52 orang, FMIPA 46 orang, FIB 44 orang, Fakultas Hukum 28 orang, FKM 21 orang, Program Pascasarjana 18 orang, FPIK 15 orang, Fakultas Kedokteran 11 orang, serta FHIL 5 orang.

Ia menyebut, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan pengorbanan. Namun, di balik setiap keberhasilan, ada doa orang tua, dukungan keluarga, serta bimbingan para dosen yang telah mengantarkan sampai pada hari yang membahagiakan ini.

“Saya menitipkan tiga pesan sebagai bekal untuk melangkah ke masa depan. Pertama, jangan pernah berhenti belajar, dunia berubah dengan sangat cepat. Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang, termasuk kecerdasan artifisial yang sedang mengubah cara manusia bekerja dan berkarya,” bebernya.

“Karena itu, kemampuan terpenting yang perlu Saudara miliki bukan hanya apa yang telah dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan memperbarui pengetahuan. Ingatlah, ijazah menandai selesainya pendidikan formal, tetapi bukan berakhirnya proses belajar,” sambungnya.

Kedua, jagalah integritas dan karakter. Kecerdasan dan kompetensi memang penting untuk meraih keberhasilan.

Namun, tanpa integritas, keduanya tidak akan cukup untuk membangun kepercayaan. Di mana pun berkarya, jadilah pribadi yang jujur, bertanggung jawab, rendah hati, dan dapat dipercaya. Ingatlah, kompetensi membuka kesempatan, tetapi karakter menentukan seberapa jauh dapat melangkah.

“Ketiga, jadilah insan yang membawa manfaat dan dampak. Keberhasilan bukan semata-mata diukur dari jabatan, penghasilan, atau penghargaan yang kita peroleh, tetapi juga dari manfaat yang kita hadirkan bagi orang lain,” ungkapnya.

Ia berharap lulusan UHO tidak hanya menjadi pencari peluang, tetapi juga pencipta peluang; tidak hanya mampu menghadapi persoalan, tetapi juga menghadirkan solusi. Di mana pun berada, bawalah semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat.

“UHO akan terus berupaya memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta membenahi sarana dan prasarana pendidikan. Kami menyadari masih terdapat berbagai keterbatasan. Namun, kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan agar UHO semakin unggul, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa, kepada para lulusan, meskipun telah meninggalkan bangku kuliah, tetap menjadi bagian dari keluarga besar UHO. Jagalah nama baik almamater dan teruslah berkontribusi bagi kemajuannya, termasuk melalui partisipasi dalam Tracer Study pada laman tracer.uho.ac.id.

“Saya ingin mengingatkan bahwa perjalanan setelah wisuda mungkin tidak selalu mudah. Akan ada tantangan, ketidakpastian, bahkan kegagalan. Namun, jangan pernah kehilangan keberanian untuk mencoba, kerendahan hati untuk belajar, dan keteguhan untuk bangkit kembali,” ungkapnya.

“Bawalah ilmu dengan kerendahan hati, jalankan amanah dengan integritas, dan jadikan keberhasilan sebagai jalan untuk memberikan manfaat bagi sesama,” tandasnya.

Penulis: Arysa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement