SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Siska Hadiri Penutupan Munas APEKSI, AHY: Kepala Daerah Harus Jadi Arsitek Masa Depan

Ski 89
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menghadiri penutupan Munas APEKSI di Medan, Kamis (2/7/2026). Foto ist

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan, Kamis (2/7/2026).

Acara penutupan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam kesempatan itu, AHY menekankan bahwa pembangunan kota-kota di Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik, tetapi membutuhkan kepala daerah yang mampu merancang masa depan daerahnya.

“Transformasi kota-kota di Indonesia membutuhkan pemimpin yang bukan hanya menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga mampu menjadi arsitek masa depan. Kepala daerah harus memiliki visi besar, keberanian melakukan perubahan, serta kecermatan dalam menentukan skala prioritas di tengah keterbatasan anggaran,” ungkapnya.

Menurutnya, kompleksitas persoalan perkotaan saat ini menuntut pemerintah daerah untuk terus melahirkan inovasi dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta pengelolaan lingkungan.

“Tantangan pembangunan perkotaan saat ini menuntut setiap pemerintah daerah menghadirkan inovasi dan kebijakan yang tepat sasaran. Dengan begitu, pembangunan tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan,” bebernya.

Pada kesempatan itu, AHY juga memaparkan Visi Kota Berkelanjutan 2045 yang disusun bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Visi tersebut menempatkan kawasan perkotaan sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional yang dibangun melalui lima pilar utama.

Kelima pilar tersebut meliputi sistem perkotaan yang seimbang, kota yang layak huni, inklusif, dan berbudaya, kota yang maju dan berdaya saing, kota hijau serta tangguh menghadapi perubahan iklim, serta tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis smart governance.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement