SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Hadiri Dialog Kota Tangguh, Wali Kota Kendari Tekankan Ketahanan Pangan

Ski 87
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menghadiri Dialog Kota Tangguh yang menjadi salah satu agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI di Medan, Rabu (1/7/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menghadiri Dialog Kota Tangguh yang menjadi salah satu agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Grand City Hall, Medan, Rabu (1/7/2026).

Forum tersebut mempertemukan para kepala daerah untuk membahas strategi memperkuat ketahanan kota dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ancaman bencana, ketahanan pangan, perubahan iklim, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dialog menghadirkan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Pendudukan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Woro Sri Astuti Sulistyaningsih, serta Asisten Deputi Kerawanan Pangan dan Bantuan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Muhammad Saleh Nugrahadi.

Usai mengikuti dialog, Siska Karina Imran mengatakan forum tersebut menjadi ruang penting bagi pemerintah daerah untuk saling bertukar pengalaman sekaligus memperoleh berbagai perspektif baru dalam membangun kota yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

“Dialog seperti ini memberikan banyak perspektif baru mengenai langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan pemerintah daerah dalam membangun kota yang lebih tangguh, adaptif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurutnya, ketahanan sebuah kota tidak hanya diukur dari kemampuan menghadapi bencana, tetapi juga dari kesiapan pemerintah menjamin ketersediaan pangan, menjaga kualitas lingkungan, serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ketahanan kota harus dibangun secara menyeluruh. Tidak hanya soal mitigasi bencana, tetapi juga memastikan ketahanan pangan, menjaga lingkungan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” bebernya.

Dengan demikian, Siska menegaskan, Pemkot Kendari berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada ketahanan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan sinergi yang kuat, kita akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan sekaligus menciptakan pembangunan yang berkelanjutan bagi Kota Kendari,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement