KENDARI, TERASSULTRA.COM – Suasana di tempat pemakaman umum, Jumat, 24 April 2026, terasa lebih hening dari biasanya. Barisan aparatur sipil negara berdiri rapi, sebagian menunduk, sebagian lain menahan haru.
Di tengah suasana itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran memimpin langsung prosesi pemakaman kedinasan almarhum Aswan Konggoasa, Camat Poasia.
Terlihat, para camat dan lurah se-Kota Kendari hadir memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini lebih sering terlihat di lapangan ketimbang di balik meja.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Siska menyampaikan duka mendalam. Suaranya sempat bergetar saat mengabarkan wafatnya Aswan yang berpulang sehari sebelumnya di Makassar.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saudara kita, abdi negara terbaik, khususnya Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, telah mendahului kita semua dan kembali ke pangkuan Allah Subhanahu wa Ta’ala pada 23 April 2026 di Kota Makassar,” ungkapnya.
Bagi Pemkot Kendari, Aswan Konggoasa bukan sekadar pejabat wilayah. Ia disebut sebagai figur yang bekerja tanpa jeda, memulai aktivitas sejak dini hari dan rutin berkeliling memastikan pelayanan berjalan.
“Beliau adalah sosok dengan dedikasi luar biasa. Etos kerjanya sangat tinggi, tidak pernah mengenal lelah. Bahkan sejak dini hari beliau sudah aktif bekerja dan berkeliling wilayah tugasnya,” jelasnya.
Selain menjabat sebagai Camat Poasia, almarhum juga memimpin Asosiasi Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan (ASPEKLUR) Kota Kendari. Dari posisi itu, ia mengoordinasikan 11 camat dan 65 lurah. Peran yang menempatkannya di simpul penting pemerintahan tingkat bawah.
Namun, bagi Wali Kota Siska, kehilangan ini terasa lebih dari sekadar kehilangan seorang pejabat. Ia menyebut hubungan mereka melampaui relasi formal birokrasi.
“Kami Pemkot Kendari sangat kehilangan sosok terbaik. Beliau adalah andalan saya, bukan saja dalam pemerintahan, tetapi juga secara kekeluargaan. Saya tidak mungkin berada di posisi ini tanpa bantuan besar dari beliau,” ungkapnya.
Selain itu, Wali Kota Siska mengajak seluruh pelayat mengikhlaskan kepergian almarhum, sembari memastikan perhatian pemerintah terhadap keluarga yang ditinggalkan.
“Selamat jalan kakanda terbaik saya. InsyaAllah jasamu akan kami kenang selalu. Kami juga berkomitmen untuk senantiasa memperhatikan dan menjadi bagian dari keluarga yang ditinggalkan,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar