SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Pulangkan Anjal Punk, Dinsos Kendari Tempuh Cara Berbeda

Dinsos 2
Plt Kepala Dinsos Kota Kendari, Rukmana saat memulangkan Anjal Punk di kampung halamannya. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dinas Sosial Kota Kendari kembali menempuh pendekatan berbeda dalam menangani persoalan anak jalanan (Anjal). Tidak berhenti pada penertiban, pemerintah memilih jalur pemulangan sebagai bagian dari solusi jangka panjang.

Sebanyak 11 anjal punk dipulangkan ke daerah asalnya dalam tahap kedua program yang digagas bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari. Anjal sebelumnya kerap beraktivitas di sejumlah perempatan jalan di Kota Kendari.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Rukmana, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari penanganan sosial yang lebih terarah dan berkelanjutan. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan bahwa penanganan tidak hanya bersifat sementara.

“Program ini bukan hanya penertiban di jalan. Kami ingin mereka kembali ke keluarga atau lingkungan asal yang lebih memungkinkan untuk pembinaan,” jelasnya, Kamis (16/4/2026).

Menurut dia, pendekatan represif semata tidak cukup menyelesaikan persoalan anjal. Tanpa intervensi lanjutan, mereka berpotensi kembali ke jalan dengan kondisi yang sama.

Karena itu, pemulangan dipilih sebagai strategi untuk memutus siklus tersebut. Pihaknya berharap keluarga dapat menjadi ruang pertama untuk proses pembinaan, sekaligus mengembalikan fungsi sosial yang sempat terputus.

“Penanganan masalah sosial harus menyentuh akar persoalan. Jika hanya ditertibkan tanpa solusi lanjutan, mereka bisa kembali lagi ke jalan. Ini yang ingin kita hindari,” kata Rukmana.

Dalam pelaksanaannya lanjutnya, program ini melibatkan Baznas Kota Kendari sebagai mitra pembiayaan. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci dalam memperluas jangkauan penanganan, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan intervensi cepat.

Rukmana menyebut sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan menjadi model yang efektif dalam menangani persoalan sosial di perkotaan.

“Pembiayaan pemulangan dilakukan melalui kerja sama dengan Baznas. Ini bentuk nyata kolaborasi dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement