KENDARI, TERASSULTRA.COM – Di tengah bulan suci Ramadan, Bank Sultra kembali menegaskan peran sosialnya. Melalui program zakat maal karyawan, bank daerah ini menyalurkan dana ratusan juta rupiah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di Sultra.
Penyerahan zakat dilakukan secara simbolis di Masjid Agung Al-Kautsar pada Rabu, 18 Maret 2026, bertepatan dengan agenda pendistribusian zakat yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra. Dalam kesempatan itu, Bank Sultra menyerahkan zakat maal sebesar Rp151.894.122 melalui BAZNAS.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sultra, Andi Sumangeruka, yang menyaksikan langsung penyerahan zakat sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Secara keseluruhan, zakat maal yang berhasil dihimpun dari karyawan Bank Sultra pada periode ini mencapai Rp368.235.846. Dana tersebut bersumber dari pemotongan gaji rutin setiap bulan bagi karyawan yang secara sukarela berpartisipasi melalui divisi sumber daya manusia.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyebut program zakat ini sebagai tradisi tahunan yang mencerminkan nilai religius sekaligus kepedulian sosial para karyawan.
“Penyaluran zakat maal ini adalah bentuk nyata dari rasa syukur dan tanggung jawab sosial karyawan Bank Sultra. Kami ingin memastikan dana yang terkumpul ini dikelola secara amanah untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan,” jelasnya.
Mekanisme penghimpunan zakat melalui pemotongan gaji tidak hanya mempermudah karyawan dalam berzakat, tetapi juga menjamin konsistensi kontribusi sosial perusahaan setiap tahunnya.
Andri Permana menjelaskan, dana yang telah disalurkan melalui BAZNAS akan dipergunakan untuk program-program pemberdayaan dan bantuan sosial yang lebih terstruktur. Sementara itu, sisa dana zakat akan didistribusikan langsung melalui jaringan kantor cabang dan kantor cabang pembantu Bank Sultra di berbagai daerah.
“Dengan pola distribusi ini, kami ingin memastikan bahwa manfaat zakat benar-benar dirasakan secara merata hingga ke daerah-daerah. Tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga menjangkau masyarakat di wilayah yang lebih luas,” paparnyq.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan BAZNAS dan Pemprov menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas penyaluran zakat agar lebih tepat sasaran dan terukur.
“Sinergi ini penting. Dengan BAZNAS, distribusi zakat menjadi lebih sistematis. Sementara melalui jaringan kantor kami, jangkauan bantuan bisa lebih luas dan langsung menyentuh masyarakat,” tegasnya.
Program zakat karyawan ini, menurut dia, juga menjadi bagian dari upaya Bank Sultra untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai institusi yang hadir dalam dimensi sosial.
“Bank Sultra ingin tumbuh bersama masyarakat. Kehadiran kami bukan hanya dalam bentuk layanan perbankan, tetapi juga kontribusi nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” paparnya.
Penyaluran zakat di bulan Ramadan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa peran sektor keuangan daerah tidak terbatas pada fungsi ekonomi semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang melekat.
Dengan langkah tersebut, Bank Sultra berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, khususnya BAZNAS dan Pemprov, dalam mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Ini adalah komitmen jangka panjang. Kami ingin memastikan bahwa setiap kontribusi yang diberikan dapat membawa dampak nyata bagi masyarakat Bumi Anoa,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar