SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Buka Rakerwil Hidayatullah, Wakil Wali Kota Kendari Sampaikan Konsolidasi dan Arah Perubahan

Sudirman 24
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat membuka Rakerwil Hidayatullah. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wakil Wali Kota Kendari Sudirman membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakewil) Hidayatullah Sulawesi Tenggara (Sultra)Tahun 2026 yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Rabu, 28 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Sudirman mengapresiasi kontribusi Hidayatullah yang dinilainya konsisten membangun umat melalui jalur dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Rapat kerja wilayah ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. Ia adalah forum strategis untuk evaluasi, konsolidasi, sekaligus merumuskan program dakwah dan sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat hari ini,” jelasnya.

Pemkota Kendari, kata dia, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Menurut Sudirman, sinergi tersebut penting untuk membangun masyarakat yang religius, berakhlak, cerdas, dan memiliki daya saing.

“Pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan peran aktif organisasi keagamaan seperti Hidayatullah,” ungkapnya.

Dengan demikian, ia berharap forum ini melahirkan keputusan dan program kerja yang berdampak nyata bagi umat, daerah, dan bangsa.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sultra, Lutfiudrin menyampaikan terkait perkembangan organisasi yang terus bertumbuh di wilayah tersebut, khususnya di bidang pendidikan dan pesantren.

“Saat ini Hidayatullah Sultra telah mengelola puluhan pesantren dengan berbagai jenjang pendidikan, termasuk pesantren mahasiswa sebagai upaya membina generasi muda agar memiliki fondasi keagamaan yang kuat,” bebernya.

Dukungan pemerintah daerah dan lembaga strategis tambahnya, termasuk Bank Indonesia, dalam memperkuat kelembagaan serta mendorong kemandirian ekonomi pesantren.

“Kolaborasi menjadi kunci agar pesantren tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga mandiri secara ekonomi,” tandasnya.

 

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement