KENDARI, TERASSULTRA.COM – PT Tiran Nusantara Group (TNG) memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan karyawan dengan menjalin kemitraan strategis bersama Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Rabu (21/1/2026).
MoU ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT Tiran Nusantara Group, Rahman Arif, dan Kepala RS Bhayangkara Kendari, Kompol dr. Andhika Nur Syamsul Arifin. Prosesi itu turut disaksikan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Sultra, Kombes Pol drg. Ignatius Hendra.
Sejumlah jajaran manajemen PT TNG hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Direktur PT Tiran Indonesia Capt Andi Jamaluddin Arsyad, Asisten Direktur bidang SDM dan Aset Asma Aburaera, Kepala Satuan Pengawas Internal Anwar Hasan, Dokter Perusahaan dr. Andi Muhammad Machrum, serta Humas PT TNG, La Pili.
Rahman Arif menegaskan, kerja sama ini dirancang untuk memastikan seluruh karyawan PT Tiran Nusantara Group memperoleh akses layanan kesehatan yang memadai dan berkelanjutan.
“Perusahaan tidak bisa tumbuh tanpa sumber daya manusia yang sehat. Ketika karyawan mendapat layanan kesehatan yang baik, produktivitas juga akan meningkat,” ungkapnya.
Melalui kerja sama ini, RS Bhayangkara Kendari akan menyediakan berbagai layanan medis bagi karyawan PT TNG, mulai dari rawat jalan, rawat inap, penanganan kegawatdaruratan, hingga pemeriksaan kesehatan berkala (medical check-up).
Rahman menambahkan, layanan yang diberikan diharapkan berjalan cepat, tepat, serta memenuhi standar profesi dan etika kedokteran.
“Kami ingin pelayanan yang bukan hanya cepat, tetapi juga berkualitas dan profesional,” katanya.
RS Bhayangkara Tingkat III Kendari dipilih sebagai mitra karena dinilai memiliki fasilitas yang lengkap serta kualitas layanan yang dapat diandalkan. Selain itu, status rumah sakit milik pemerintah menjadi pertimbangan penting dalam membangun kerja sama jangka panjang.
“RS Bhayangkara ini milik pemerintah dan pelayanannya lengkap. Itu yang menjadi salah satu alasan utama kami,” jelas Rahman.
Ia berharap, kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi karyawan, tetapi juga menjadi contoh sinergi positif antara dunia usaha dan sektor layanan kesehatan di Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Kerja sama ini kami harapkan menjadi awal sinergi berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di Sultra,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar