KONSEL, TERASSULTRA.COM – Sore itu, lapangan Torobulu tak sekadar menjadi hamparan rumput hijau. Ia menjelma ruang perjumpaan harapan, keringat, dan persaudaraan.
Di hadapan sekitar 5.000 pasang mata, PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) Cup II resmi ditutup, meninggalkan lebih dari sekadar daftar juara, tetapi juga jejak kebersamaan yang sulit dilupakan.
Sorak-sorai penonton berpadu dengan suara peluit panjang wasit, menandai akhir turnamen yang selama berminggu-minggu menyatukan desa, profesi, dan generasi.
“Di sini kami tidak hanya bermain bola, kami membawa nama kampung dan harga diri,” ungkap Irwan, kapten Torobulu United, sesaat setelah mengangkat trofi juara, Rabu (17/12/2025) sore.
Torobulu United tampil konsisten dan disiplin hingga memastikan diri sebagai Juara I PT. WIN Cup II, berhak atas trofi dan hadiah Rp50.000.000. Di bawah tekanan laga final, mereka menunjukkan bahwa kerja tim dan ketenangan menjadi kunci kemenangan.
“Ini bukan kemenangan satu-dua orang. Ini hasil latihan, doa orang tua, dan dukungan masyarakat,” kata Irwan, yang juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen.
Posisi Juara II diraih Penjual Beras FC, yang tampil solid sepanjang turnamen dan membawa pulang hadiah Rp30.000.000. Sementara Tinanggea Utama menempati Juara III Rp20.000.000, dan Parasi Utama sebagai Juara IV Rp10.000.000.
Turnamen ini juga memberi panggung bagi pencapaian personal yang menginspirasi. Ijal (Aremon FC) mencuri perhatian publik dengan torehan 17 gol, mengantarkannya sebagai Top Scorer.
“Saya hanya berusaha jujur di lapangan. Gol itu bonus dari kerja keras tim,” bebernya.
Sementara Penghargaan Gawang Terbaik jatuh kepada penjaga gawang Penjual Beras FC, yang dinilai paling konsisten menjaga lini pertahanan timnya sepanjang turnamen.
Dari tribun penonton, Ibu Guru Ida dinobatkan sebagai Penonton Terbaik. Dengan suara lantang dan semangat tak pernah surut sejak laga pertama hingga final, ia menjadi simbol kecintaan masyarakat terhadap sepak bola.
“Sepak bola itu hiburan rakyat. Selama masih kuat berdiri, saya akan datang mendukung,” jelasnya.
Mining Project PT Wijaya Inti Nusantara, M. Nuriman Djalani menegaskan bahwa PT. WIN Cup bukan sekadar agenda tahunan perusahaan.
“Kami ingin sepak bola menjadi alat pemersatu. Di lapangan ini, tidak ada perbedaan status sosial. Yang ada hanya semangat, sportivitas, dan persaudaraan,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar