KENDARI, TERASSULTRA.COM – Bank Sultra sebagai motor penggerak ekonomi daerah dengan menjadi sponsor utama dalam kegiatan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800.000 debitur serta peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP) yang digelar di Aula Bahteramas, Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (22/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dengan pusat utama di Dyandra Convention Center Surabaya, dan dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koperasi dan UKM Maman Abdurrahman, serta Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtaruddin.
Di Sultra, kegiatan dihadiri oleh Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, jajaran Forkopimda, serta pimpinan lembaga jasa keuangan.
Diketahui, dari total 1.800 debitur yang mengikuti akad massal di Sultra, Bank Sultra mencatat penyaluran kepada 500 debitur, menjadikannya sebagai salah satu penyalur terbesar dari 9 lembaga keuangan yang terlibat.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar menekankan bahwa program KUR bukan hanya soal penyaluran dana, tetapi tentang menciptakan perubahan nyata bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
“Penyaluran KUR adalah bentuk nyata keberpihakan Bank Sultra terhadap UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Kami hadir tidak hanya sebagai bank penyalur, tetapi sebagai mitra strategis pertumbuhan ekonomi masyarakat Sultra,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Andri memaparkan bahwa mayoritas penyaluran KUR Bank Sultra difokuskan pada tiga sektor utama perdagangan 67,5 persen, pertanian, perikanan, dan perkebunan, serta industri pengolahan kecil.
“Kami menyalurkan KUR secara terukur dan tepat sasaran. Tidak hanya mendorong produktivitas, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi sektor unggulan lokal,” tambahnya.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sultra terus memperkuat posisinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. Dalam momentum akad massal ini, Bank Sultra juga mendukung peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP) yang bertujuan membuka akses pembiayaan perumahan serta menciptakan lapangan kerja baru.
“Kami berkomitmen untuk memahami denyut nadi ekonomi lokal. Setiap rupiah yang disalurkan harus menjadi modal untuk kebangkitan dan kesejahteraan masyarakat Sultra,” tegas Andri.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga keuangan agar pembiayaan produktif semakin menjangkau masyarakat lapisan bawah secara merata.
Penulis: Arsya


















Komentar