SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkot Kendari

Pimpin Apel, Sekda Amir Hasan Ajak ASN Jadikan Disiplin sebagai Budaya

Amir 3
Sekda Amir Hasan saat memimpin apel. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan pentingnya semangat disiplin, profesionalisme, dan pelayanan tulus dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Kendari. Hal itu ia sampaikan saat memimpin apel gabungan ASN yang berlangsung di lapangan Balai Kota Kendari, Senin (6/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Sekda Amir Hasan menegaskan bahwa ASN bukan sekadar pelaksana administrasi pemerintahan, melainkan ujung tombak yang menentukan wajah pemerintah di mata masyarakat.

“Pelayanan publik bukan hanya kewajiban, tetapi harus menjadi panggilan hati. ASN dituntut untuk melayani dengan empati, integritas, dan keikhlasan. Itulah esensi pengabdian sebagai abdi negara,” bebernya.

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin waktu, etos kerja, serta sikap tanggung jawab dalam menjalankan setiap tugas. Menurutnya, kinerja ASN mencerminkan kualitas pemerintahan secara keseluruhan.

“Kalau ASN disiplin, produktif, dan menjaga integritasnya, maka citra Pemerintah Kota Kendari akan semakin baik di mata masyarakat. Kita harus hadir memberi solusi, bukan menambah masalah,” tegasnya.

Amir Hasan juga menyinggung pentingnya sinergi lintas OPD dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, dan pelayanan dasar lainnya. Ia menekankan bahwa setiap ASN harus saling mendukung dan berkolaborasi agar pelayanan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Tidak ada lagi sekat antarinstansi. Semua harus bergerak bersama, dari tingkat kelurahan hingga dinas. Karena tujuan kita sama: menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berkeadilan,” tambahnya.

Selain soal kedisiplinan dan kolaborasi, Amir Hasan juga mengingatkan agar seluruh ASN memperhatikan nilai kemanusiaan dan empati sosial dalam bekerja, terutama yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik harus dijalankan dengan hati, bukan sekadar formalitas.

“ASN harus punya kepekaan sosial. Kalau melihat masyarakat kesulitan, jangan diam. Kita harus hadir, mendengarkan, dan membantu dengan tulus. Itulah yang membuat pelayanan publik menjadi bermakna,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah menunjukkan dedikasi tinggi selama ini, meski di tengah tantangan birokrasi yang semakin kompleks.

“Saya berterima kasih kepada rekan-rekan ASN yang tetap bekerja dengan semangat dan loyalitas tinggi. Namun, jangan cepat puas. Ke depan, tantangan pelayanan publik akan semakin berat, sehingga kita harus terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas diri,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement