KENDARI, TERASSULTRA.COM – Menjelang 46 hari menuju pemilihan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar konsolidasi daerah untuk memantapkan kesiapan Pilkada serentak tahun 2024. Acara ini berlangsung selama tiga hari, dari Jumat, 11 Oktober hingga Minggu, 13 Oktober 2024, bertempat di eks MTQ Kendari.

Pj Gubernur Andap Budhi Revianto bersama Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin dan Ketua KPU Sultra, Asril saat pose bersama. Foto Andri
Dalam konsolidasi ini, KPU Sultra mengundang Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, beserta jajaran petinggi KPU pusat. Hadir pula perwakilan KPU dari 17 kabupaten dan kota se-Sultra, serta seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Ketua KPU Sultra, Asril menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Ketua KPU RI dan tim, yang menunjukkan komitmen pusat terhadap kelancaran Pilkada di daerah.
“Kegiatan ini sebenarnya telah lama kami rencanakan, dan hari ini kami bisa mewujudkannya dengan dukungan penuh dari KPU RI,” ujar Asril.

PPK dan PPS 17 Kabupaten Kota di Sultra saat mengikuti rapat konsolidasi yang digelar KPU Sultra. Foto Andri
Lebih lanjut, Asril menjelaskan bahwa tujuan utama dari konsolidasi ini adalah memastikan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada siap menjalankan tugas dengan optimal. Dia menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antara KPU provinsi, KPU kabupaten kota, serta PPK dan PPS agar seluruh proses pemilihan berjalan sesuai aturan dan jadwal yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan itu, Asril mengatakan pemilihan kepala daerah dilaksanakan 46 hari ke depan. Tentu irama tensi kerja semakin meningkat untuk menuntaskan seluruh tahapan baik ditingkat KPU RI, KPU Provinsi, KPU Kabupaten Kota, PPK, dan PPS.
“Semua penyelenggara harus bangun koordinasi yang baik, agar harapan kita bersama dalam menyukseskan Pilkada serentak berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin saat memberikan sambutan dalam pembukaan rapat konsolidasi daerah yang digelar KPU Sultra. Foto Andri
Tak hanya itu, Asril juga menyampaikan bahwa penyelenggara ditingkat Kabupaten sebanyak 6.805 orang selanjutnya ditingkat Kecamatan sebanyak 1.105 orang. Kemudian ditingkat PPS 6.857 orang. Selanjutnya KPU telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di bumi anoa sebanyak 1.876.792 pemilih yang tersebar di 4.611 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Kemudian tambahnya, KPU telah menetapkan 62 pasangan calon yang bertarung dalam pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali itu. Diantaranya 4 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. 58 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Kemudian 8 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota.
“Pada dasarnya konsolidasi ini dilaksanakan untuk menyukseskan Pilkada yang digelar secara serentak pada 27 November tahun 2024. Dan kami dan penyelenggara lainnya terus berupaya memaksimalkan kemampuan yang kami miliki untuk gelaran pesta demokrasi berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif,” tutupnya.

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin bersama Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto. Foto Andri
Sementara Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto dalam sambutannya mengucapkan selamat datang 2.093 PPK se Sultra sekaligus mengapresiasi kinerja jajaran KPU Sultra.
“Saya menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kepada rekan-rekan jajaran KPU Sultra sampai dengan lini terdepan kita sudah melaksanakan 18 tahapan. Sebut saja dari perencanaan program dan anggaran, termasuk pembentikan PPK dan PPS,” ungkapnya.
Dalam Rapat Konsolidasi Daerah Kesiapan Pilkada Serentak, Andap Budhi Revianto mengajak seluruh penyelenggara, termasuk PPK untuk selalu menjaga kesehatan guna mewujudkan Pilkada yang aman dan lancar.
“Jaga kesehatan, sehingga kita bisa bekerja dengan optimal,” ungkap Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto.

Ketua KPU RI, Mochammad Afifudin dan Ketua KPU Sultra, Asril bersama Pj Gubernur Andap Budhi Revianto saat membuka rapat konsolidasi menuju Pilkada serentak tahun 2024. Foto Andri
Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pilkada serentak 2024 akan menjadi ujian penting bagi seluruh penyelenggara pemilu, baik di pusat maupun di daerah.
“Pilkada ini harus terlaksana dengan lancar, adil, dan jujur. Kesiapan kita hari ini akan menentukan kualitas demokrasi yang kita bangun,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh komisioner di daerah untuk memperkuat sinergi dan soliditas, mengingat tantangan yang akan dihadapi semakin kompleks, termasuk potensi dinamika politik lokal dan kesiapan logistik di wilayah-wilayah terpencil. (adv)


















Komentar