SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum Kabar Daerah

12 Mesin Alcon Dugaan Penambangan Emas Ilegal di Wumbubangka Disita Polres Bombana

Bombana 2
12 mesin alcon yang disita Polres Bombana usai melakukan patroli di penambangan emas ilegal di Wumbubangka. Foto Andri

BOMBANA, TERASSULTRA.COM – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bombana kembali menunjukkan ketegasannya dalam memberantas aktivitas pertambangan emas ilegal.

Pada Rabu (26/6/2025) siang, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bombana, IPTU Yudha Febry Widanarko, menggelar patroli di wilayah Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara.

Hasil patroli tersebut tidak main-main. Sebanyak 12 unit mesin alcon yang diduga kuat digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal ditemukan terpasang di area galian. Meski begitu, polisi tidak menemukan seorang pun pekerja ataupun pemilik mesin saat tiba di lokasi.

“Mesin-mesin ini kami amankan sebagai barang bukti karena kuat dugaan digunakan untuk kegiatan tambang emas tanpa izin. Namun para pelaku sudah tidak ada di lokasi saat kami tiba,” ungkap IPTU Yudha, Rabu (26/6/2025).

Mesin-mesin alcon itu langsung dievakuasi ke Mapolres Bombana untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi, tetapi para penambang terindikasi melarikan diri sebelum tim tiba.

Menurut IPTU Yudha, kegiatan penambangan emas tanpa izin tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga menimbulkan kerusakan lingkungan yang serius.

“Polres Bombana berkomitmen penuh memberantas segala bentuk aktivitas tambang ilegal. Penindakan ini adalah bukti nyata keseriusan kami menegakkan hukum, sekaligus melindungi lingkungan dan masyarakat. Siapa pun yang terlibat, akan kami tindak tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Yudha menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk langkah penanganan berikutnya, sekaligus memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan agar aktivitas tambang ilegal tidak kembali marak.

“Patroli akan terus kami intensifkan. Kami berharap peran serta masyarakat untuk melaporkan bila mengetahui adanya aktivitas tambang ilegal di lingkungannya,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement