KENDARI, TERASSULTRA.COM – Meningkatnya aksi kejahatan jalanan yang melibatkan anak muda di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari. Fenomena ini tidak hanya mengancam keamanan masyarakat, tetapi juga mencerminkan adanya persoalan sosial yang perlu segera ditangani secara komprehensif.
Anggota Komisi II DPRD Kota Kendari, Fadhal Rahmat, menilai bahwa salah satu faktor utama meningkatnya kejahatan jalanan di kalangan anak muda adalah kurangnya ruang dan wadah bagi mereka untuk menyalurkan energi serta potensi secara positif. Oleh karena itu, ia mendorong keterlibatan anak muda dalam berbagai kegiatan yang dapat membentuk karakter disiplin, salah satunya melalui komunitas olahraga Combat Sport.
DPRD Soroti Lonjakan Kejahatan Jalanan
Dalam beberapa bulan terakhir, laporan mengenai aksi kejahatan jalanan yang melibatkan anak muda di Kota Kendari mengalami peningkatan. Kejahatan seperti tawuran, begal, perkelahian antarkelompok, hingga aksi kriminal lainnya kerap terjadi di berbagai titik di kota ini. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat yang merasa tidak aman saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada malam hari.
Fadhal Rahmat menegaskan bahwa pemerintah dan DPRD Kota Kendari harus segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini. Menurutnya, pendekatan represif seperti penindakan hukum memang penting, tetapi tidak cukup untuk menyelesaikan masalah sampai ke akar-akarnya.
“Kami melihat bahwa banyak anak muda yang terlibat dalam aksi kejahatan jalanan ini karena kurangnya wadah untuk mereka menyalurkan energi. Jika dibiarkan, mereka akan semakin terjerumus dalam tindakan kriminal. Oleh karena itu, perlu ada solusi yang lebih efektif dan jangka panjang,” ujar Fadhal Rahmat, Jumat (28/2/2025).
Combat Sport sebagai Solusi Positif

Anggota Komisi II DPRD Kota Kendari, Fadhal Rahmat saat memberikan dukungan terhadap anak muda yang melakukan kegiatan positif. Foto ist
Salah satu solusi yang didorong oleh DPRD Kota Kendari adalah memberikan dukungan penuh terhadap anak muda agar aktif dalam kegiatan positif, seperti olahraga beladiri atau Combat Sport. Fadhal Rahmat menilai bahwa olahraga ini dapat menjadi sarana yang efektif dalam membentuk karakter disiplin, mengajarkan nilai sportivitas, serta menyalurkan energi anak muda ke arah yang lebih positif.
“Combat Sport bukan hanya tentang bela diri, tetapi juga soal pengendalian diri, disiplin, dan mental yang kuat. Dengan berlatih di komunitas yang tepat, anak-anak muda ini bisa memiliki lingkungan yang sehat dan terarah,” katanya.
Olahraga seperti muay thai, tinju, taekwondo, jiu-jitsu, dan kickboxing semakin populer di kalangan anak muda Kendari. Selain sebagai olahraga yang menyehatkan, Combat Sport juga mengajarkan teknik pertahanan diri yang bisa berguna dalam situasi tertentu. Fadhal Rahmat berharap dengan semakin banyak anak muda yang terlibat dalam kegiatan ini, angka kejahatan jalanan bisa ditekan secara signifikan.
Dukungan DPRD dalam Pengembangan Komunitas Olahraga
Sebagai anggota Komisi II DPRD Kota Kendari yang membidangi ekonomi dan kesejahteraan rakyat, Fadhal Rahmat menyatakan dukungannya terhadap komunitas olahraga, terutama yang berbasis bela diri. Ia mendorong agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan fasilitas dan pelatihan bagi komunitas ini.
“Kami akan mengusulkan agar pemerintah daerah mendukung komunitas olahraga ini, baik dari segi anggaran maupun fasilitas. Jika anak-anak muda kita memiliki tempat yang layak untuk berlatih dan berkembang, maka mereka tidak akan mencari pelampiasan di jalanan dengan melakukan hal-hal negatif,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengajak pihak swasta dan komunitas lokal untuk turut berperan dalam menciptakan ekosistem olahraga yang kondusif. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan lebih banyak anak muda yang tertarik untuk bergabung dalam komunitas olahraga ketimbang terjerumus dalam tindakan kriminal.
Peran Keluarga dan Pendidikan

Salah satu olahraga combat sport yang merupakan salah satu kegiatan positif untuk anak muda. Foto ist
Selain memberikan dukungan terhadap komunitas olahraga, Fadhal Rahmat juga menekankan pentingnya peran keluarga dan pendidikan dalam membentuk karakter anak muda. Menurutnya, keluarga merupakan faktor utama yang dapat mencegah anak-anak muda dari pengaruh buruk lingkungan.
“Keluarga harus lebih aktif dalam mengawasi dan membimbing anak-anak mereka. Pendidikan moral dan nilai-nilai kehidupan harus ditanamkan sejak dini agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang negatif,” ujarnya.
Ia juga mendorong sekolah-sekolah untuk lebih banyak memasukkan kegiatan ekstrakurikuler yang bermanfaat bagi pengembangan karakter siswa. Dengan adanya kegiatan positif di lingkungan sekolah, anak-anak muda bisa lebih fokus pada hal-hal yang membangun, daripada terlibat dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri dan masyarakat.
Harapan ke Depan
Fadhal Rahmat berharap agar upaya ini dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi angka kejahatan jalanan di Kota Kendari. Dengan adanya wadah bagi anak muda untuk menyalurkan energi dan potensinya secara positif, diharapkan mereka bisa lebih produktif dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Kami ingin melihat Kota Kendari menjadi kota yang aman dan nyaman bagi semua warganya. Oleh karena itu, semua pihak harus bekerja sama untuk menciptakan solusi yang efektif dalam menangani permasalahan ini,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi dan membimbing generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan yang merugikan. Dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, komunitas olahraga, keluarga, dan masyarakat, diharapkan masa depan anak-anak muda Kendari bisa lebih cerah dan bebas dari pengaruh negatif. (adv)


















Komentar