KENDARI, TERASSULTRA.COM – Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Irjen Pol Dwi Irianto bersama Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, serta Kapolresta Kendari Kombes Pol Eko Widiantoro menggelar bakti sosial di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Puuwatu, Kendari, Kamis (27/2/2025).
Kegiatan bertajuk “Bakti Sosial Polri Presisi Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H” ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi pada Jumat (14/2/2025) lalu. Dalam aksi kemanusiaan ini, Polda Sultra menyalurkan ratusan paket sembako dan menghadirkan layanan trauma healing serta pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak.
Kapolda Sultra Irjen Pol Dwi Irianto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian nyata Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi warga yang hingga kini masih bertahan di tenda darurat pasca-kebakaran besar yang menghanguskan ratusan rumah.
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi saudara-saudara kita yang masih berjuang pasca-musibah ini. Menjelang bulan suci Ramadhan, kami ingin berbagi dan memastikan bahwa mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi cobaan ini,” bebernya.
Lebih lanjut, ia berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban serta memberikan semangat bagi mereka dalam menyambut bulan penuh berkah.
“Semoga bantuan yang kami salurkan bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memberikan sedikit ketenangan bagi mereka yang masih beradaptasi dengan kondisi ini. Kami juga berkomitmen untuk terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Tak hanya memberikan bantuan bahan pokok, Polda Sultra juga menghadirkan tim Biddokkes Polda Sultra untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga terdampak, mengingat banyak dari mereka mengalami kelelahan dan gangguan kesehatan akibat kondisi darurat pasca-kebakaran.
Selain itu, tim psikolog dari Polri turut diterjunkan untuk melakukan trauma healing, khususnya bagi anak-anak yang mengalami dampak emosional akibat bencana ini. Mereka diajak untuk berinteraksi dalam berbagai aktivitas yang dirancang untuk membantu mengurangi rasa takut dan stres yang masih membekas.
“Banyak anak yang mengalami trauma akibat kebakaran ini. Oleh karena itu, kami menghadirkan tim trauma healing untuk membantu mereka mengatasi ketakutan dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang,” kata Kapolda Irjen Pol Dwi Irianto.
Dengan demikian, Kapolda Irjen Pol Dwi Irianto menegaskan bahwa Polda Sultra akan terus mengawal pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana, serta memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga menjelang bulan suci Ramadhan.
“Kami akan terus berusaha hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam hal penegakan hukum, tetapi juga dalam kepedulian sosial seperti ini. Mari kita jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian antar sesama,” tutupnya.
Kegiatan bakti sosial ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Salah satu korban kebakaran, Asriani (42), mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran Polda Sultra yang telah memberikan perhatian dan bantuan.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Kehadiran Bapak Kapolda dan timnya memberi kami semangat baru untuk bangkit dari musibah ini. Terima kasih kepada Polri yang telah peduli dengan keadaan kami,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua RT setempat, Darwis, yang mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian Polri dalam membantu warganya yang sedang kesulitan.
“Dari awal kejadian, kepolisian sudah banyak membantu kami, mulai dari pengamanan lokasi hingga bantuan seperti ini. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena sangat bermanfaat bagi warga yang sedang dalam kesulitan,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar