KONAWE SELATAN, TERASSULTRA.COM – Habil Mokora, warga Desa Aopa, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, menjadi korban penganiayaan setelah merekam aksi dugaan penyelewengan BBM subsidi di SPBU Motaha. Insiden ini terjadi pada Sabtu dini hari (28/12/2024) sekitar pukul 00.13 Wita, ketika Habil secara spontan merekam mobil pick-up yang memuat belasan jerigen berisi BBM subsidi.
“Saya kebetulan lewat di depan SPBU Motaha saat perjalanan pulang ke rumah. Ketika melihat mobil pick-up sedang memuat belasan jerigen, saya langsung merekamnya,” ungkap Habil Mokora.
Namun, aksi ini memancing reaksi keras dari Suwandi, pengelola SPBU, yang mencoba menghalangi Habil merekam video tersebut. Tidak hanya itu, salah satu terduga pelaku berinisial D, yang diduga terlibat dalam pengangkutan jerigen BBM subsidi, bertindak lebih jauh dengan menarik kerah baju Habil dan memukul wajahnya hingga menyebabkan luka memar.
“Terlapor menarik saya dan memukul wajah saya dua kali. Dia juga sempat berusaha merebut handphone saya dan meminta agar video yang saya rekam dihapus,” jelas Habil.
Tidak tinggal diam, Habil langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Angata. Ia berharap penyidik segera memproses laporan dan menindak tegas pelaku penganiayaan serta dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di SPBU Motaha.
“Iya, benar, tadi sore pelapor melapor ke Polsek dan telah kami buatkan surat pengantar visum. Kami juga akan memanggil saksi-saksi yang telah disebutkan pada hari Senin,” tandas Kapolsek Angata, Ipda Andi Asruddin, saat dikonfirmasi.
Penulis: Arsya


















Komentar