SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum

Ribuan Guru Hadiri Sidang Perdana Supriyani, Tuntut Keadilan di Pengadilan Negeri Andoolo

IMG 20241024 WA0072 1
Polwan Polres Konsel terlihat membagikan snak kepada guru yang menghadiri sidang perdana Supriyani di PN Andoolo. Foto Andri

KONAWE SELATAN, TERASSULTRA.COM – Sidang perdana guru honorer Supriyani di Pengadilan Negeri Andoolo, Konawe Selatan, berlangsung aman dan kondusif pada Kamis (24/10/2024). Dihadiri oleh ribuan rekan seprofesi yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), sidang ini mendapat perhatian luas dari publik, terutama kalangan pendidik di wilayah tersebut.

Untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama proses persidangan, Polres Konawe Selatan (Konsel) mengerahkan sekitar 361 personel gabungan. Kapolres Konsel, AKBP Febry Sam menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan pengamanan dengan matang demi kelancaran sidang dan keselamatan semua pihak yang hadir.

“Kami menurunkan personel gabungan dari Dalmas Ditsamapta, PHH Brimob, serta Polres Konsel, sebanyak 361 personel secara keseluruhan. Hal ini kami lakukan untuk memastikan sidang berjalan aman dan damai,” ungkap AKBP Febry Sam.

Sidang Supriyani, yang diduga menjadi korban kriminalisasi oleh orang tua siswa, memicu gelombang solidaritas dari kalangan guru. Sejak pagi, ratusan guru dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara memadati Pengadilan Negeri Andoolo untuk memberikan dukungan moral kepada Supriyani. Mereka datang dengan satu pesan, menuntut keadilan bagi guru yang selama ini berjasa dalam dunia pendidikan.

Kapolres AKBP Febry Sam juga menambahkan bahwa meskipun jumlah massa cukup besar, situasi di sekitar pengadilan tetap kondusif berkat kerjasama yang baik antara petugas keamanan dan massa pendukung Supriyani.

“Kami mengapresiasi kerjasama dari rekan-rekan guru yang menjaga ketertiban selama berlangsungnya persidangan. Kami berharap proses ini bisa berjalan dengan lancar hingga selesai,” bebernya.

Selain personel dari Polres Konsel, Ditlantas Polda Sultra juga turut terlibat dalam pengamanan ini, dengan mengawal kedatangan dan kepergian para guru yang hadir dari berbagai daerah. Para guru yang turut dalam aksi solidaritas menyampaikan aspirasi mereka secara damai, meminta agar kasus yang menimpa Supriyani dapat diproses secara adil tanpa ada intervensi yang merugikan pihak mana pun.

Sidang perdana ini menjadi sorotan banyak pihak, termasuk pengamat hukum dan pendidikan yang berharap agar proses hukum bisa berjalan transparan dan menjunjung tinggi keadilan. Sidang akan dilanjutkan pada pekan depan, dengan harapan agar kasus ini segera mendapatkan titik terang.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement