KENDARI, TERASSULTRA.COM – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Darwin menunjuk LM. Rajab Jinik sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Buton Utara.
Rajab diberi mandat menjaga roda organisasi sekaligus menyiapkan Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Penunjukan Rajab ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sultra, Uking Djasa, pada Senin, 5 Oktober 2026.
Uking mengatakan penunjukan tersebut merupakan langkah organisasi untuk memastikan kepengurusan Golkar di Buton Utara tetap berjalan sembari mematangkan seluruh persiapan Musda.
“Penunjukan ini untuk menjalankan tugas sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Buton Utara sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musda,” jelasnya seusai menyerahkan SK.
Musda tambahnya, menjadi agenda penting untuk menentukan keberlanjutan kepengurusan Golkar di tingkat kabupaten. Karena itu, konsolidasi internal harus segera dilakukan.
“Rencananya Musda akan dilaksanakan pekan depan. Karena itu, semua persiapan harus segera dilakukan,” bebernya.
Dengan mandat tersebut, Rajab diminta segera melakukan konsolidasi dengan pengurus dan kader Golkar di Buton Utara. Konsolidasi diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan Musda berjalan sesuai mekanisme organisasi.
Dalam kesempatan itu, Rajab Jinik mengatakan siap menjalankan mandat tersebut. Dia menilai posisi Plt bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk memastikan organisasi tetap berjalan sampai Musda terlaksana.
“Ini adalah amanah organisasi yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Fokus utama kami adalah mempersiapkan Musda Partai Golkar Buton Utara,” tegasnya.
Rajab memastikan komunikasi dengan pengurus, kader, dan unsur organisasi Golkar di Buton Utara segera dilakukan. Dia ingin persiapan Musda berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
“Kami akan melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan seluruh jajaran. Harapannya, Musda nanti dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan ketentuan organisasi,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar