SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Tiga Arahan Gubernur Sultra Saat Lantik 104 Pejabat

photopea resize 1790131351314 1
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat menyampaikan arahan kepada pejabat Pemprov yang baru dilantik, Senin (21/9/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka melantik dan mengambil sumpah 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sultra pada Senin, 21 September 2026.

Pelantikan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra. Sebanyak 104 pejabat yang dilantik terdiri atas 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 27 Pejabat Administrator, 10 Pejabat Pengawas, 32 Pejabat Fungsional, dan 25 kepala sekolah SMA/SMK.

Dalam kesempatan itu, Andi Sumangerukka menyampaikan tiga arahan utama kepada pejabat yang baru dilantik.

Pertama, program pemerintah harus berorientasi pada manfaat. Menurut dia, setiap program dan kegiatan harus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ia meminta agar program tidak lagi disusun semata berdasarkan keinginan pemerintah atau bersifat top-down. Program, kata dia, harus berangkat dari kebutuhan masyarakat.

Kedua, target kinerja harus diwujudkan. Andi Sumangerukka menegaskan perjanjian kinerja tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif. Setiap target yang telah disepakati harus dilaksanakan secara jujur, konsisten, dan terukur.

“Komitmen itu betul-betul diwujudkan dalam kegiatan sehari-hari. Jangan hanya berbicara, tetapi wujudkan dalam kondisi nyata,” jelasnya.

Ketiga, anggaran pemerintah harus dipertanggungjawabkan. Ia mengingatkan setiap rupiah dalam APBD merupakan uang rakyat yang harus digunakan secara efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Andi Sumangerukka mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi dan pengembangan sumber daya manusia aparatur sipil negara.

Mutasi dan promosi, kata dia, dilakukan sebagai bagian dari penerapan sistem merit dalam pembinaan karier ASN dan pemenuhan kebutuhan organisasi.

“Mutasi dan promosi jabatan yang baru saja dilaksanakan merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam menerapkan sistem merit untuk pembinaan karier ASN dan kebutuhan organisasi perangkat daerah berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas,” ungkapnya.

Ia meminta pejabat yang baru dilantik segera memahami tugas dan fungsi masing-masing. Mereka juga diminta memperkuat koordinasi, bekerja secara terukur, dan mampu memberikan solusi atas persoalan pembangunan daerah.

Tak hanya itu, ia juga meminta ASN mengubah pola pikir dalam bekerja. Orientasi kerja, kata dia, tidak boleh berhenti pada rutinitas dan penyelesaian kegiatan, tetapi harus bergeser pada capaian dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Kepada kepala sekolah, khususnya yang masuk dalam klaster SMA unggulan Provinsi Sultra, Andi meminta pengelolaan sekolah diarahkan untuk meningkatkan kualitas peserta didik dan guru.

“SMA unggulan kita ingin melahirkan generasi muda Sultra yang unggul dalam ilmu pengetahuan, karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kreativitas, dan memiliki daya saing, serta siap menjadi pemimpin di masa depan,” katanya.

Ia berharap sekolah unggulan menjadi pusat pembinaan talenta dan prestasi siswa Sultra. Pembinaan itu mencakup bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, kewirausahaan, serta bidang lainnya.

“Jabatan merupakan amanah. Karena itu, jabatan harus dijalankan secara profesional, disiplin, dan berintegritas,” urainya.

“Pejabat yang baik tidak bertanya, keuntungan apa yang bisa saya peroleh dari jabatan ini, tetapi manfaat apa yang bisa saya berikan melalui jabatan itu,” tandasnya.

Berikut 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik:

1. Andi Makkawaru Isa Zarny – Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sultra.

2. La Ode Muhamad Ali Haswandy – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sultra.

3. La Ode Muhammad Shalihin – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sultra.

4. H. Belli – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Provinsi Sultra.

5. Sukanto Toding – Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Pembangunan Provinsi Sultra.

6. Muhamad Said – Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra.

7. Misnawati Lily – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sultra.

8. Hj. Hikmawaty – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sultra.

9. Lenni Kartika Indah – Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sultra.

10. Ifa Puciano Lestari – Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sultra.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement