KENDARI, TERASSULTRA.COM – Jalanan Kota Kendari menjadi panggung ekspresi warga dan aparatur pemerintah saat Karnaval Juang digelar untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Sabtu, 8 Agustus 2026.
Karnaval yang mengambil titik awal di Kodim 1417/Kendari dan berakhir di depan Kantor Wali Kota Kendari itu diikuti sedikitnya 48 barisan organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan serta 15 barisan umum.
Wakil Wali Kota Kendari Sudirman melepas peserta karnaval. Barisan Kepala OPD menjadi rombongan pertama yang melintas, dipimpin Kepala Kesbangpol Kota Kendari Fadlil Suparman. Setelah itu, barisan Sekretariat Daerah Kota Kendari dan peserta lainnya mengikuti rute karnaval.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat mengikuti karnaval Juang digelar untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (8/8/2026). Foto Andri
Peserta tampil dengan kendaraan hias, pakaian adat, busana pahlawan, hingga kostum bertema perjuangan. Namun, karnaval kali ini tidak hanya menonjolkan kemeriahan. Sejumlah OPD membawa atraksi yang menggambarkan tugas dan pelayanan mereka kepada masyarakat.
Dinas Pertanian Kota Kendari, misalnya, menggunakan traktor sebagai kendaraan hias. Kendaraan itu dihiasi hasil pertanian berupa pisang, jagung, dan berbagai jenis sayuran. Setelah melintas, hasil pertanian tersebut dibagikan kepada masyarakat di sepanjang rute.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membawa aktivitas pembangunan infrastruktur ke tengah karnaval. Mereka memperagakan pembuatan paving block sebagai simbol pekerjaan pemerintah dalam menyediakan infrastruktur bagi warga.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat melihat langsung karnaval juang dalam menyambut HUT RI ke-81, Sabtu (8/8/2026). Foto Andri
Sementara Dinas Pemadam Kebakaran menampilkan simulasi pemadaman api menggunakan karung basah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperagakan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari memilih layanan Call Center 112 sebagai tema penampilannya. Layanan tersebut diperkenalkan kepada masyarakat sebagai saluran kegawatdaruratan yang dapat digunakan ketika membutuhkan bantuan.
Rangkaian karnaval berlangsung hingga waktu magrib sebelum ditutup dengan gerak jalan umum.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan pelibatan masyarakat dan aparatur pemerintah menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Wali Kota Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat menerima karikatur dalam karnaval juang dalam menyambut HUT RI ke-81, Sabtu (8/8/2026). Foto Andri
“Kita rangkaikan dengan gerak jalan yang terbuka untuk umum. Ada kurang lebih 15 organisasi umum dari lapisan masyarakat dan juga lingkup ASN yang bersama-sama memeriahkan HUT Republik Indonesia ke-81,” jelasnya.
Kemeriahan karnaval menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan dan meneruskan nilai nasionalisme kepada generasi berikutnya.
“Semangat ini sangat turun-temurun dari tahun ke tahun. Kita memaknai perjuangan para pejuang kita yang luar biasa,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Siska mengatakan peringatan kemerdekaan juga harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan warga Kota Kendari.
“Tujuannya untuk memperkokoh dan menyatukan semangat kita, bagaimana kita menghayati hari lahirnya Kemerdekaan Republik Indonesia. Kita menyambutnya dengan penuh semangat dan mengingat para pejuang kita,” tandasnya. (adv)


















Komentar