SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Hari Anak Nasional, Wali Kota Kendari Ajak Semua Pihak Lindungi Anak

Ski 2026 07 23T145439.415
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat memimpin upacara peringatan Hari Anak Nasional di Kendari, Kamis (23/7/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran memimpin upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kota Kendari 2026 di Lapangan SMP Negeri 2 Kendari, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kamis, 23 Juli 2026.

Upacara dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga pendidik, pelajar, pemerhati anak, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Siska membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Ia mengatakan Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjamin terpenuhinya hak-hak anak sekaligus melindungi mereka dari berbagai bentuk kekerasan.

74e801f2 ed59 4651 87d0 82e2f16992cc 1140x760 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat memimpin upacara Peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026). Foto Andri

Anak-anak saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Selain kekerasan fisik dan psikis, mereka juga rentan menjadi korban eksploitasi, perundungan, diskriminasi, hingga berbagai ancaman yang berkembang melalui teknologi informasi dan media digital.

“Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus memberikan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, perundungan, diskriminasi, hingga ancaman yang muncul di era digital,” jelas saat membacakan amanat Menteri PPPA.

Anak merupakan aset bangsa yang paling berharga sekaligus penentu masa depan daerah dan Indonesia. Karena itu, setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, nyaman, bahagia, dan penuh kasih sayang agar dapat berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimiliki.

“Anak-anak adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan Kota Kendari. Mereka harus tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan terlindungi,” ungkapnya.

1b57822c 8585 44ad 893f a7531cb93787 1140x759 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat melaksanakan upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kota Kendari, Kamis (23/6/2026). Foto Andri

Siska menekankan bahwa tanggung jawab melindungi anak tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah. Keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga seluruh pemangku kepentingan memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Selanjutnya, ia mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama bagi anak. Orang tua diminta meningkatkan kualitas pola asuh, terutama dalam mendampingi anak menggunakan teknologi informasi dan media sosial yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Pendampingan orang tua menjadi kunci dalam membangun karakter anak sehingga mereka mampu menyaring berbagai informasi yang diterima dan terhindar dari pengaruh negatif dunia digital,” katanya.

Penggunaan teknologi harus diarahkan agar menjadi sarana belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi, bukan justru menjadi pintu masuk berbagai ancaman yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.

62430b96 4001 4bb9 aa10 f51c323559c8 1140x760 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat pose bersama dengan anak-anak usai dilaksanakan upacara peringatan hari anak, Kamis (23/7/2026). Foto Andri

Pada kesempatan itu, ia menegaskan komitmen Pemkot Kendari dalam mewujudkan Kota Layak Anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, perlindungan khusus bagi anak, hingga penyediaan ruang publik yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Selain itu, pemerintah terus memperkuat berbagai program pemberdayaan keluarga, edukasi perlindungan anak, penguatan peran sekolah, serta peningkatan kolaborasi lintas sektor agar setiap anak memperoleh haknya secara utuh.

“Perlindungan anak merupakan tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci untuk memastikan setiap anak dapat tumbuh dengan aman, sehat, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya,” ungkapnya.

Dengan demikian, ia berharap seluruh elemen masyarakat terus memperkuat kolaborasi dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.

“Lingkungan yang bebas dari kekerasan akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement