KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melantik sejumlah pejabat eselon II untuk mengisi jabatan definitif, Senin, 20 April 2026. Salah satunya, Andi Syahrir yang resmi ditetapkan sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra setelah sebelumnya menjabat pelaksana tugas (Plt).
Pelantikan yang dipimpin Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, di Aula Merah Putih itu menjadi penanda berakhirnya masa transisi di sejumlah posisi strategis, termasuk Kominfo yang memiliki peran penting dalam pengelolaan informasi publik dan komunikasi pemerintahan.
Dengan status definitif, Andi Syahrir kini memegang kewenangan penuh untuk mengakselerasi program di sektor komunikasi dan digitalisasi pemerintahan. Posisi ini dinilai krusial di tengah tuntutan transparansi dan kecepatan arus informasi publik.
Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan, pengisian jabatan secara definitif merupakan langkah strategis untuk mempercepat kinerja birokrasi yang selama ini kerap terhambat oleh keterbatasan kewenangan pejabat Plt.
“Penataan ini bertujuan untuk memperkuat struktur birokrasi kita. Dengan pejabat yang sudah definitif, diharapkan pengambilan keputusan dan pelaksanaan program kerja dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Selain Andi Syahrir, sejumlah pejabat lain juga dikukuhkan dalam jabatan definitif. Andrian dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dewi Rosaria Ami sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Wawan Arianto sebagai Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala).
Perombakan juga menyentuh posisi strategis lainnya. Fadlansyah ditunjuk sebagai Kepala Dinas Perhubungan Sultra sekaligus mengemban tugas sebagai pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, menggantikan Asrun Lio yang mengundurkan diri.
Di sisi lain, Rajulan dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sementara J. Robert bergeser menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). Posisi Kepala Bappeda Sultra kini diisi Mustakim, yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda Kabupaten Kolaka Timur.
Meski perombakan mencakup banyak posisi, pengangkatan Andi Syahrir sebagai Kepala Kominfo Sultra menjadi salah satu langkah penting, mengingat peran strategis dinas tersebut dalam mendukung keterbukaan informasi dan transformasi digital pemerintahan.
Gubernur Andi Sumangerukka menekankan, dengan struktur baru yang lebih solid, tidak boleh ada lagi hambatan administratif dalam menjalankan program.
“Kita ingin seluruh perangkat daerah bergerak cepat, responsif, dan mampu menjawab ekspektasi masyarakat,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar