SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Jalan Rusak di Butur Masuk Prioritas, Gubernur Andi Sumangerukka Siapkan Lanjutan Pekerjaan 

Asr 23
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat safari ramadan di Buton Utara. Foto Andri

BUTUR, TERASSULTRA.COM – Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan komitmennya melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Buton Utara (Butur) pada 2026. Hal itu ia sampaikan saat melakukan Safari Ramadan di Masjid At-Taqwa Kulisusu, Kamis, 12 Maret 2026.

Menurut Andi Sumangerukka, peningkatan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus pemerintah provinsi untuk membuka akses wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah kepulauan tersebut.

“Saya membangun jalan penghubung karena saya melihat Buton Utara memiliki potensi besar, baik di sektor perikanan maupun pertanian. Namun potensi itu selama ini masih berputar di lingkup daerah sehingga belum berkembang secara optimal,” jelasnya.

Pemprov Sultra sebelumnya telah melakukan peningkatan sejumlah ruas jalan di wilayah Buton Utara pada 2025. Beberapa ruas yang ditangani antara lain Lambale-Ereke, Simpang Tiga Bubu-Ronta, serta Ronta-Lambale dengan total panjang sekitar 16,42 kilometer.

Pada 2026, peningkatan infrastruktur tersebut akan dilanjutkan melalui perbaikan ruas Lambale-Ereke sepanjang kurang lebih 5 kilometer yang saat ini mengalami kerusakan cukup berat.

Perbaikan lanjut Andi Sumangerukka akses jalan sangat penting agar potensi ekonomi daerah dapat berkembang lebih luas.

“Kalau akses jalan sudah baik, distribusi hasil pertanian dan perikanan akan lebih lancar. Bahkan tidak menutup kemungkinan produk dari Buton Utara bisa menembus pasar yang lebih luas hingga ekspor,” jelasnya.

Selain agenda Safari Ramadan, gubernur Andi Sumangerukka juga menyerahkan bantuan Pasang Baru Listrik (PBL) kepada 224 rumah tangga kurang mampu di Buton Utara. Ia juga menyalurkan bantuan pribadi berupa 150 paket sembako kepada masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Andi Sumangerukka turut meninjau kawasan Desa Malalanda, yang menjadi lokasi program Kampung Nelayan Merah Putih di Kecamatan Kulisusu.

Ia mengatakan Pemprov akan memperbaiki berbagai fasilitas di kawasan kampung nelayan tersebut, mulai dari infrastruktur jalan lingkungan, sanitasi, hingga penataan permukiman.

“Ke depan kita akan membangun dan memperbaiki fasilitas di sekitar kampung nelayan, mulai dari jalan, sanitasi, hingga penataan lingkungan permukiman. Tujuannya agar masyarakat pesisir memiliki tempat tinggal yang layak dan aktivitas ekonomi mereka bisa berjalan lebih baik,” ungkapnya.

Pembangunan kawasan pesisir tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga mencakup rencana pembangunan rumah bagi masyarakat nelayan agar kawasan permukiman menjadi lebih tertata dan sehat.

“Pembangunan ini diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil tangkapan nelayan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tandas Gubernur Andi Sumangerukka.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement