BUSEL, TERASSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menapaki jalan desa yang becek di Desa Lawela, Buton Selatan, Jumat, 6 Maret 2026. Di sela agenda kunjungan kerja dan Safari Ramadan, ia memilih berhenti lebih lama di satu titik, rumah-rumah warga yang sebelumnya masuk kategori tidak layak huni.
Andi Sumangerukka memeriksa dinding papan yang telah diganti, atap yang diperkuat, hingga lantai yang kini tak lagi tanah.
“Saya ingin memastikan, bantuan ini betul-betul mengubah kualitas hidup warga. Rumah layak itu bukan kemewahan, itu hak dasar,” ungkapnya kepada wartawan di lokasi.
Perlu diketahui tambahnya Pemprov Sultra tahun ini mengalokasikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk 10 unit di Kabupaten Buton Selatan. Rinciannya, lima unit di Desa Lawela dan lima unit lainnya di Desa Abola.
Program ini dijalankan melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Provinsi Sultra, dengan prioritas wilayah kepulauan dan keluarga berpenghasilan rendah.
Di hadapan warga penerima manfaat, Andi Sumangerukka berdialog tanpa sekat. Ia menanyakan proses pembangunan, kualitas material, hingga dampaknya bagi keluarga. Seorang warga mengaku kini tak lagi khawatir saat hujan deras mengguyur.
“Dulu kalau hujan, kami sibuk tampung air. Sekarang sudah aman,” jelasnya.
Program RTLH lanjutnya merupakan bagian dari strategi pengentasan kemiskinan berbasis hunian.
“Kita ingin memastikan intervensi pemerintah menyentuh kebutuhan paling mendasar. Kalau rumahnya sehat dan aman, anak-anak bisa belajar dengan tenang, keluarga bisa hidup lebih produktif,” ungkapnya.
Kemudian, ia juga meminta perangkat desa dan dinas teknis melakukan pengawasan ketat agar bantuan tepat sasaran.
“Tidak boleh ada yang main-main. Data harus valid, pelaksanaan harus transparan. Saya tidak ingin ada warga yang berhak justru terlewat,” paparnya.
“Pembangunan itu harus terasa sampai ke desa-desa. Kalau warga Lawela sudah bisa tidur lebih nyenyak karena rumahnya layak, berarti pemerintah hadir,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar