SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah Hukum

Imbas Kericuhan di RSUD Muna, dr. Marlin Pilih Mundur dari Kursi Direktur

Marlin
dr Muhammad Marlin Menyatakan Mundur Dari Jabatan Direktur RSUD Muna. Foto Arsya

MUNA, TERASSULTRA.COM – Kursi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) LM Baharuddin Muna mendadak kosong. dr. Muhammad Marlin, yang telah lebih dari enam tahun memimpin rumah sakit plat merah tersebut, resmi menyatakan mundur dari jabatannya.

Keputusan itu sontak mengundang perhatian publik, terutama di tengah sorotan tajam terkait berbagai persoalan internal yang sempat mencuat ke permukaan.

dr. Marlin mengungkapkan bahwa keinginannya untuk mundur bukan muncul secara tiba-tiba. Jauh sebelumnya, ia sudah menyampaikan secara lisan kepada Sekda Muna agar dilakukan pergantian direktur.

“Saya pernah menyampaikan pada Pak Sekda agar diganti, itu tahun lalu, tapi belum direspons. Baru pada 24 Agustus 2025 kemarin, pengunduran diri saya direspons oleh Pak Bupati,” ungkapnya.

Menurutnya, alasan melepas jabatan tersebut sederhana namun prinsipil: tidak ingin terlalu lama menjabat. Ia menyebut, memimpin rumah sakit dalam durasi panjang rawan menimbulkan ketidakpercayaan internal.

“Menurut saya, tidak boleh terlalu lama memimpin RS karena bisa timbul mosi tidak percaya di internal dokter dan nakes. Makanya Januari 2023 saya sempat sarankan reshuffle,” jelasnya.

Mundurnya dr. Marlin terjadi di tengah memanasnya situasi RSUD Muna setelah viralnya video dokter spesialis obgyn, dr. Ruhwati Kadir, yang mengeluhkan buruknya fasilitas penunjang medis.

Mulai dari benang operasi yang diduga lapuk, suhu ruang operasi yang panas, kekurangan kain operasi dan jubah asisten, hingga alat CT Scan senilai Rp15 miliar yang mangkrak di gudang.

Menanggapi rentetan kritik tersebut, dr. Marlin menegaskan bahwa dirinya siap bertanggung jawab.

“Saya tidak akan lari dari tanggung jawab. Saya siap menghadapi semua persoalan itu di hadapan aparat penegak hukum,” tutupnya.

Permohonan mundur itu akhirnya mendapat lampu hijau. Pada 7 November lalu, Bupati Muna Bachrun Labuta menetapkan pelaksana tugas (Plt) direktur yang baru. dr. Marlin memastikan SK penunjukan Plt tersebut sudah terbit, namun ia enggan mengungkapkan nama penggantinya.

“Calonnya dokter ahli, dari rumah sakit ini sendiri. SK Plt-nya sudah ada,” tandasnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement