SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Peringati World Prematurity Day, Pemprov Sultra Perkuat Edukasi Perawatan Bayi Prematur

RSUD 1
Pose bersama usai memperingati World Prematurity Day di RSUD Bahtermas. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Kesehatan Sultra menggelar peringatan World Prematurity Day 2025 di ruang NICU RSUD Bahteramas, Selasa (18/11/2025).

Mengusung tema “Berikan Bayi Prematur Awal yang Kuat untuk Masa Depan yang Lebih Cerah”, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan orang tua dan tenaga kesehatan mengenai standar penanganan bayi prematur.

Ketua Panitia, Jumhari Baco menekankan bahwa peringatan ini merupakan gerakan global yang tidak boleh hanya bersifat seremonial.

“World Prematurity Day adalah momentum untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya perawatan terbaik bagi bayi prematur,” ungkapnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

“Kehadiran Bapak Ibu hari ini adalah wujud kepedulian dan komitmen terhadap masa depan generasi kecil kita,” ucapnya.

Jumhari menjelaskan bahwa tema tahun ini menegaskan besarnya peluang hidup sehat bagi bayi prematur selama mereka mendapatkan dukungan tepat sejak awal.

“Perawatan NICU yang optimal, sentuhan kasih orang tua, nutrisi yang sesuai, stimulasi dini, serta lingkungan yang penuh empati merupakan fondasi awal bagi tumbuh kembang mereka,” katanya.

Ia menambahkan bahwa RSUD Bahteramas terus memperkuat kualitas pelayanan neonatal, mulai dari peningkatan kapasitas NICU hingga penguatan edukasi kepada orang tua.

“Hari ini bukan hanya peringatan, tapi juga perayaan ketangguhan para pejuang kecil di NICU, kekuatan para orang tua, dan dedikasi luar biasa para tenaga kesehatan,” paparnya.

Jumhari berharap kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat jejaring kerja lintas sektor demi meningkatkan keselamatan bayi prematur di Sultra.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk memberikan yang terbaik bagi bayi prematur,” tutupnya.

Direktur RSUD Bahteramas, Saiful, dalam kesempatan yang sama menyinggung fakta bahwa lebih dari 15 juta bayi lahir prematur setiap tahun di seluruh dunia.

“Banyak dari mereka memulai hidup dengan perjuangan yang tidak mudah, bernapas lebih berat, makan dengan bantuan, dan bertahan di ruang perawatan intensif,” tuturnya.

Sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Bumi Anoa, RSUD Bahteramas memikul tanggung jawab besar.

“Kami memberikan awal yang kuat bagi bayi prematur agar mereka dapat tumbuh, berkembang, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” jelasnya.

Dengan demikian, ia menegaskan bahwa komitmen peningkatan layanan neonatal terus diperkuat melalui berbagai langkah strategis.

“Mulai dari penguatan NICU dan layanan Kangaroo Mother Care (KMC), edukasi komprehensif untuk orang tua, pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan, hingga upaya menurunkan angka kematian bayi prematur,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement