KOLAKA UTARA, TERASSULTRA.COM –Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol Gidion Arif Setyawan melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Kolaka Utara, Senin (29/9/2025).
Kunjungan ini difokuskan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program prioritas pemerintah, terutama Program Ketahanan Pangan, Program Makan Bergizi Gratis, dan Program Gerakan Pangan Murah.
Brigjen Gidion hadir bersama sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Sultra, antara lain Kombes Pol Achmad Fathul Ulum, Kombes Pol Antonius Danang Heru Widodo, Kombes Pol Andi Herman serta Kombes Pol Dieno Hendro Widodo. Rombongan disambut hangat Kapolres Kolaka Utara, AKBP R. Todoan A. Gultom bersama jajaran pejabat utama Polres Kolut.
Dalam kesempatan itu, Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Gidion Arif Setyawan menekankan pentingnya profesionalitas dan integritas dalam menjalankan tugas.
Ia menegaskan beberapa instruksi Kapolda Sultra, mulai dari penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba, penekanan angka kecelakaan lalu lintas, hingga bijak menggunakan media sosial.
“Jadikan Tribrata dan Catur Prasetya sebagai kompas moral dalam bertugas. Polisi hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk memberi rasa aman dan menghadirkan pelayanan yang menyejukkan bagi masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga meminta jajaran Bhabinkamtibmas serta seluruh personel Polres Kolut untuk terus berinovasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga seluruh lapisan warga. Hanya dengan kolaborasi kita bisa mewujudkan program prioritas pemerintah, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat,” bebernya.
Sementara itu, Kapolres Kolaka Utara, AKBP R. Todoan A. Gultom menyampaikan bahwa progres pembangunan SPPG berjalan sesuai target.
Tahap pertama berupa pembangunan fisik gedung telah rampung 100 persen, tahap kedua yang meliputi mekanikal, elektrikal, dan plumbing kini sudah 80 persen, sementara tahap ketiga terkait pengadaan peralatan dapur telah mencapai 90 persen dan tinggal menunggu distribusi.
“Insya Allah dalam waktu dekat, SPPG ini sudah bisa beroperasi penuh. Kami siap memastikan program makan bergizi gratis benar-benar berjalan maksimal di Kolaka Utara,” paparnya.
Brigjen Gidion mengapresiasi progres tersebut dan menekankan agar fasilitas yang dibangun benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“SPPG bukan hanya soal gedung dan peralatan. Yang paling penting adalah bagaimana keberadaannya mampu meningkatkan gizi anak-anak kita, menekan angka stunting, dan memberi dampak langsung pada kesejahteraan warga. Di sinilah Polri hadir untuk memastikan program pemerintah bisa dirasakan masyarakat hingga ke pelosok,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar