SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Tujuh Fraksi DPRD Kota Kendari Setujui Laporan APBD 2024, Wali Kota Siska Siap Tindaklanjuti Rekomendasi

Siska 1
Ketua DPRD Kota Kendari, LM. Inarto saat menyerahkan LKPJ APBD tahun 2024 kepada Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari yang digelar Senin (14/7/2025) menjadi momentum penting dalam perjalanan tata kelola keuangan daerah.

Sebanyak tujuh fraksi di DPRD secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari Tahun Anggaran 2024 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto, didampingi Wakil Ketua Irmawati, dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, Sekda Kota Kendari Amir Hasan, para asisten, pimpinan OPD, camat, serta anggota legislatif.

Ketujuh fraksi yang menyatakan persetujuannya antara lain Fraksi PDI Perjuangan (disampaikan oleh La Ode Lawama), Fraksi Partai Golkar (Jumran), Fraksi NasDem (Arsyad Alastum), Fraksi PKS (dr. Jabar Al Jufri), Fraksi Persatuan Indonesia Raya (Simon Mantong), Fraksi PAN (Syaifullah Usman), dan Fraksi Partai Demokrat (Muslimin).

Ketua DPRD La Ode Muhammad Inarto dalam penyampaian pendapat akhir Badan Anggaran (Banggar) DPRD menyampaikan, tahapan pembahasan Raperda telah melalui mekanisme yang matang, mulai dari evaluasi teknis hingga penyampaian catatan rekomendatif kepada Pemerintah Kota Kendari.

IMG 20250714 WA0046 1 scaled

Ketua DPRD Kota Kendari, LM. Inarto saat menyerahkan dan menyetujui LKPJ APBD tahun 2024. Foto Andri

“Setelah melalui serangkaian pembahasan yang intensif antara Banggar dan TAPD serta kepala perangkat daerah, seluruh fraksi menyatakan menerima Raperda pertanggungjawaban APBD tahun 2024 untuk ditetapkan menjadi Perda. Ini menunjukan bahwa proses berjalan sesuai asas akuntabilitas dan transparansi,” beber Inarto.

Namun demikian, seluruh fraksi juga memberikan catatan strategis agar Pemkot Kendari lebih optimal dalam menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD). Inarto menekankan perlunya pendekatan profesional dan inovatif dalam pengelolaan sumber daya lokal.

“Dewan mendorong agar Pemkot menggali potensi PAD secara profesional dan berkelanjutan agar realisasi pendapatan dapat mencapai target. Ini penting agar ruang fiskal daerah lebih kuat dalam membiayai program prioritas masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi keputusan DPRD, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kerja sama DPRD yang telah mendukung jalannya pengelolaan keuangan daerah secara konstruktif.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Kendari yang telah menunjukkan sinergitas, kerja keras, serta kesungguhan dalam proses pembahasan Raperda ini. Persetujuan ini menjadi bukti nyata dari kemitraan yang sehat dan bertanggung jawab antara eksekutif dan legislatif,” ungkapnya.

Siska Karina Imran juga mengakui dinamika yang terjadi selama proses pembahasan merupakan bagian penting dari demokrasi. Ia berkomitmen menindaklanjuti seluruh catatan dan saran yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD.

IMG 20250714 WA0048 scaled

DPRD Kota Kendari saat melaksanakan rapat paripurna LKPJ APBD tahun 2024. Foto Andri

“Kami menyadari bahwa dalam proses pembahasan banyak dinamika yang tentu menguras tenaga, pikiran, dan waktu. Namun semua itu adalah bagian dari tanggung jawab bersama untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Kendari,” kata dia.

“Masukan dan rekomendasi DPRD menjadi perhatian serius bagi kami, dan akan kami jadikan sebagai komitmen bersama untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kinerja pemerintahan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Siska Karina Imran menjabarkan arah pembangunan Kota Kendari ke depan yang berfokus pada lima aspek strategis, yaitu:

– Peningkatan daya saing ekonomi dan pelestarian lingkungan hidup.

– Pembangunan dan peningkatan infrastruktur publik untuk mendukung pelayanan dan pertumbuhan ekonomi.

– Pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

– Penguatan sumber daya manusia (SDM).

– Peningkatan tata kelola pemerintahan yang transparan, inovatif, dan akuntabel.

“Seluruh aspek ini selaras dengan visi pembangunan Kota Kendari menuju 2029 sebagai kota layak huni yang maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan,” paparnya.

Tak hanya itu, Siska Karina Imran juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa berjalan tanpa partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita bergandengan tangan, memperkuat kerja sama, dan terus berinovasi untuk mewujudkan Kota Kendari yang semakin maju. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut aktif dalam pembangunan. Partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan bersama,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement