SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Politik

MKGR Hadir di Buton Utara, AJP Serahkan Mandat

IMG 20250519 WA0009
Ketua DPD Ormas MKGR Sultra, Aksan Jaya Putra saat menyerahkan mandat pembetukan DPC MKGR Kabupaten Buton Utara. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Aksan Jaya Putra (AJP), secara resmi menyerahkan mandat pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MKGR Kabupaten Buton Utara, Minggu, 18 Mei 2025.

Penyerahan mandat ini menjadi tonggak penting dalam ekspansi dan penguatan struktur organisasi MKGR di wilayah Sulawesi Tenggara. Firdaus Jamaluddin ditunjuk sebagai Ketua DPC MKGR Buton Utara, didampingi Ardin Nurmansyah sebagai Sekretaris dan Sarinah sebagai Bendahara.

Acara penyerahan berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang hangat, selaras dengan nilai-nilai dasar yang dipegang MKGR: musyawarah, kekeluargaan, dan gotong royong.

Dalam arahannya, Aksan Jaya Putra menekankan pentingnya membangun struktur organisasi yang kuat dan solid hingga ke tingkat daerah sebagai bagian dari strategi besar memperkuat peran ormas dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.

“Penyerahan mandat ini bukan sekadar formalitas atau rutinitas organisasi. Ini adalah upaya strategis membangun fondasi yang kuat di tingkat akar rumput. MKGR bukan sekadar organisasi, tetapi rumah besar pengabdian bagi mereka yang peduli terhadap nasib rakyat dan masa depan daerahnya,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar yang juga anggota DPRD Sultra ini menegaskan bahwa MKGR harus mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, keberadaan MKGR di tengah masyarakat harus bisa dirasakan manfaatnya secara nyata.

“Saya ingin kepengurusan MKGR di Buton Utara menjadi pelopor kolaborasi. Bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, dengan tokoh-tokoh masyarakat, dengan pemuda dan perempuan. Jadilah mitra konstruktif, bukan oposisi tanpa solusi,” tegasnya.

Lebih jauh, AJP juga meminta agar kepengurusan baru tidak terjebak dalam kegiatan seremonial semata. Ia mengajak seluruh jajaran untuk aktif menggagas dan melaksanakan program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

“Ormas harus hidup. Jangan tunggu undangan, jangan tunggu anggaran. Mulai dari yang kecil, yang nyata, dan yang dibutuhkan masyarakat. Itu semangat MKGR dari dulu, hadir, bergerak, dan memberi manfaat,” katanya.

Dengan terbentuknya DPC MKGR di Buton Utara, Aksan Jaya Putra menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong lahirnya kepengurusan serupa di seluruh kabupaten kota di Sulawesi Tenggara.

“Kami ingin semua kabupaten memiliki DPC MKGR yang aktif dan punya orientasi pengabdian. Ini bagian dari visi besar kita membangun Sultra dari bawah, dari desa, dari komunitas, dari kekuatan lokal,” tutup AJP.

Sementara itu, Ketua DPC MKGR Buton Utara yang baru menerima mandat, Firdaus Jamaluddin, menyatakan komitmennya untuk mengemban kepercayaan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia menilai mandat ini sebagai kehormatan sekaligus tantangan yang harus dijawab dengan kerja keras dan kolaborasi.

“Saya dan rekan-rekan pengurus siap bekerja. Kita akan menjadikan MKGR Buton Utara sebagai organisasi yang aktif, responsif, dan mampu menjadi penyambung lidah masyarakat,” ujarnya.

Firdaus menambahkan, langkah awal yang akan diambil pihaknya adalah membangun jaringan komunikasi yang kuat dengan tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan elemen strategis lainnya. Ia juga menargetkan pelaksanaan program sosial yang menyasar kelompok rentan dan marginal.

“Kami ingin MKGR dikenal bukan karena banyak bicaranya, tapi karena banyak geraknya. Mulai dari bakti sosial, edukasi kesehatan, hingga pemberdayaan pemuda dan perempuan. Semua akan kita upayakan dengan pendekatan gotong royong,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement