SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial Pemerintahan

Pimpin Upacara Hari Kartini 2025, Gubernur Sultra: Tak Ada Peran Terlalu Kecil untuk Menciptakan Perubahan

FB IMG 1746931426000
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat memberikan sambutan dalam upacara peringatan Hari Kartini tahun 2025. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dalam suasana yang penuh semangat dan penghormatan terhadap perjuangan emansipasi perempuan, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memimpin langsung Apel Peringatan Hari Kartini Tahun 2025.

Upacara ini digelar di halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin pagi, 21 April 2025, dan diikuti oleh ratusan aparatur sipil negara (ASN), khususnya para perempuan yang tampil anggun mengenakan kebaya nasional.

Peringatan Hari Kartini tahun ini mengangkat semangat kebangkitan perempuan Indonesia sebagai motor penggerak perubahan, bukan hanya dalam rumah tangga, tapi juga dalam ruang-ruang publik, sosial, ekonomi, bahkan pemerintahan.

Dalam upacara tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi, yang menegaskan kembali pentingnya mengenang dan meresapi nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini.

“Raden Ajeng Kartini adalah simbol keberanian untuk berpikir melampaui zamannya. Di usia muda, ia telah menyuarakan ketidakadilan terhadap perempuan dan bangsanya, serta meyakini bahwa kemajuan bangsa tidak mungkin dicapai tanpa kemajuan perempuan,” beber Gubernur, membacakan sambutan tertulis Menteri.

FB IMG 1746931439218

Peserta upacara peringatan Hari Kartini sangat antusias. Foto Andri

Dalam sambutan itu juga ditekankan bahwa semangat Kartini hidup di dalam diri setiap perempuan Indonesia hari ini, mulai dari pelajar hingga profesional, dari ibu rumah tangga hingga pemimpin. Perempuan Indonesia masa kini, dengan segala peran yang diembannya, telah menjadi agen perubahan yang berdampak luas dalam berbagai bidang.

“Tak ada kata terlalu muda atau terlalu tua untuk menyalakan semangat Kartini. Tak ada peran yang terlalu kecil untuk menciptakan perubahan,” lanjut Gubernur, membacakan pesan yang sarat makna itu.

Menurut Menteri Arifah, peringatan Hari Kartini tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi harus menjadi pengingat dan panggilan untuk bertindak lebih nyata. Pemerintah dan masyarakat dituntut untuk bersama-sama menciptakan ruang yang lebih inklusif, mendorong kesetaraan, dan menolak segala bentuk diskriminasi berbasis gender.

“Peringatan Hari Kartini adalah panggilan untuk menciptakan ruang yang inklusif bagi perempuan, memastikan tidak ada perempuan yang tertinggal dalam pembangunan, dan menolak segala bentuk diskriminasi, kekerasan, dan ketidakadilan yang masih dialami oleh banyak perempuan Indonesia,” tegasnya.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, dalam pernyataan tambahan usai membacakan sambutan, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh perempuan di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Sultra terus berkomitmen mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai kebijakan, pelatihan, dan peningkatan kapasitas.

FB IMG 1746931432146

Peserta upacara Peringatan Hari Kartini yang digelar di Pemprov Sultra. Foto Andri

“Perempuan Sultra telah banyak menunjukkan kiprah luar biasa di berbagai sektor, mulai dari birokrasi, pendidikan, kesehatan, UMKM, hingga pemerintahan desa. Kita harus terus memperluas ruang bagi mereka untuk tumbuh dan berkarya,” bebernya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melanjutkan semangat perjuangan Kartini dalam menciptakan masyarakat yang adil dan setara.

“Selamat Hari Kartini Tahun 2025 kepada seluruh perempuan Indonesia, khususnya perempuan Sultra. Terima kasih karena telah menjadi bagian penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, memberdayakan sesama, serta meneruskan nilai-nilai luhur perjuangan Ibu Kartini. Semoga semangat Kartini selalu hidup dalam setiap langkah dan karya kita,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement