KOLAKA, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengunjungi stand Pemerintah Kota Kendari dalam ajang Expo Harmoni Sultra ke-61 yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Kolaka, Sabtu (26/4/2025). Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kendari, Sintya Putri Anawula Sudirman, bersama jajaran pengurus Dekranasda.
Dalam kunjungannya, Wali Kota Kendari memberikan apresiasi tinggi terhadap produk-produk yang dipamerkan. Produk tersebut meliputi kerajinan tenun khas Kendari, beragam olahan makanan tradisional, hingga produk kreatif dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan pemerintah kota.
“Saya sangat bangga melihat kreativitas dan inovasi yang ditampilkan oleh para pelaku UMKM kita. Ini membuktikan bahwa Kendari memiliki potensi ekonomi kreatif yang sangat besar, yang perlu terus kita dorong dan promosikan,” uncap Siska Karina Imran.
Menurutnya, Expo Harmoni Sultra menjadi momentum penting untuk memperkenalkan lebih luas kekayaan budaya, kearifan lokal, serta produk unggulan Kota Kendari kepada masyarakat Sulawesi Tenggara bahkan ke tingkat nasional.
“Ajang ini bukan hanya sekadar pameran, tapi juga menjadi wadah memperkuat identitas budaya kita dan membangun jaringan pasar baru untuk produk-produk lokal,” tambahnya.
Ketua Dekranasda Kota Kendari, Ketua Dekranasda Kota Kendari, Sintya Putri Anawula Sudirman juga menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen terus mendorong pengembangan industri kreatif berbasis budaya.
Ia menegaskan, berbagai program pembinaan dan pelatihan bagi pengrajin serta pelaku UMKM akan terus diperkuat agar produk yang dihasilkan semakin berkualitas dan mampu bersaing.
“Kami ingin produk-produk Kendari, seperti tenun tradisional, aksesoris, dan olahan makanan khas, bisa menembus pasar nasional bahkan internasional. Ini bagian dari upaya kami mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” bebernya.
Stand Pemerintah Kota Kendari pada Expo Harmoni Sultra kali ini menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kain tenun berwarna-warni dengan motif khas lokal, anyaman rotan, kerajinan tangan berbahan dasar alam, hingga makanan olahan seperti keripik pisang, abon ikan, dan kue tradisional.
Antusiasme pengunjung terhadap stand Kota Kendari pun cukup tinggi. Banyak pengunjung yang tidak hanya sekadar melihat-lihat, tetapi juga membeli produk-produk yang dipamerkan.
Salah seorang pengunjung, Rina, warga asal Kolaka, mengaku tertarik dengan kualitas dan keunikan produk-produk Kendari.
“Motif tenunnya sangat cantik dan khas sekali. Saya juga membeli beberapa camilan olahan UMKM Kendari untuk oleh-oleh,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar