SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Konut Bersinar di Harmoni Sultra: Desa Labengki dan Tenun Kolasara Curi Perhatian

IMG 20250427 WA0012
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat berkunjung di Stand Pameran Pemda Konawe Utara. Foto Andri

KOLAKA, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara (Konut) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Konut tampil memukau dalam event akbar Harmoni Sultra, rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dipusatkan di Kabupaten Kolaka.

Dalam momentum penuh semarak itu, Pemda dan Dekranasda Konut menghadirkan berbagai kekayaan budaya dan produk unggulan daerah. Stand pameran mereka menjadi magnet tersendiri, menampilkan Desa Wisata Labengki – yang baru-baru ini dinobatkan sebagai Juara 1 Desa Wisata Indonesia – serta kain tenun tradisional Kolasara dan aneka produk industri rumah tangga khas Konawe Utara.

Kunjungan spesial datang dari Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, yang didampingi oleh Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala dan Ketua TP PKK Sultra Arinta Nila Hapsari.

Mereka menyempatkan waktu khusus untuk mengunjungi stand Pemda Konut, disambut hangat oleh Bupati Konut, Ikbar bersama Wakil Bupati, Abuhaera, Sekretaris Daerah Safruddin, Ketua TP PKK Konut Wisra Wastawati, Wakil Ketua TP PKK Sarlina, serta Kepala Bidang Komunikasi Publik, Ardin Sito.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar dengan penuh semangat memperkenalkan kekayaan wisata dan budaya yang dimiliki daerahnya. Ia menuturkan bahwa Desa Wisata Labengki menjadi ikon baru pariwisata Sultra yang mengharumkan nama Konawe Utara di kancah nasional.

“Desa Labengki ini menjadi kebanggaan kita semua. Dengan potensi alam luar biasa, kami ingin terus mendorong Labengki menjadi destinasi wisata unggulan, tak hanya di Sultra, tapi juga di Indonesia bahkan dunia,” ujar Ikbar, Jumat (25/4/2025) malam.

IMG 20250427 WA0014

Bupati Konawe Utara, Ikbar saat menyambut Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka di stand Pameran Konawe Utara. Foto Andri

Tak hanya itu, kain tenun Kolasara, warisan budaya lokal Konut, juga diperkenalkan. Menurut Bupati Ikbar, tenun Kolasara bukan sekadar kain, tetapi simbol identitas masyarakat Konut yang sarat makna filosofis.

“Kain ini menggambarkan nilai-nilai adat istiadat kita, keteguhan, kerja keras, dan kebersamaan. Kami ingin masyarakat luas mengenal dan mencintai warisan budaya kita,” imbuhnya.

Gubernur Andi Sumangerukka pun memberikan apresiasi tinggi atas upaya Konut dalam mempromosikan potensi daerah. Ia menyatakan bangga melihat kreativitas dan semangat Konut dalam membangun sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Konawe Utara menunjukkan bahwa daerah dengan sumber daya alam yang melimpah juga bisa unggul melalui budaya dan kreativitas. Ini sejalan dengan semangat Sultra Harmoni,” kata Gubernur.

Tak hanya pameran produk, Harmoni Sultra juga menjadi ajang bagi Konut untuk mempersembahkan pertunjukan seni budaya. Kepala Dinas Pariwisata Konut, Riyas Aritman menjelaskan, pihaknya sengaja menghadirkan tarian tradisional Konut untuk memperkaya nuansa budaya dalam event tersebut.

“Kami menampilkan tarian tradisional khas Konut, sebagai bentuk pelestarian budaya lokal sekaligus memperkenalkan kearifan budaya kita kepada masyarakat luas,” ungkap Riyas.

Dalam pameran itu, aneka produk industri rumah tangga juga dipamerkan. Di antaranya, olahan berbahan dasar hasil perkebunan dan hortikultura lokal yang menjadi unggulan Konut, seperti sako-sako dari sagu, rangginang mente dari kacang mete, dompo beppa iwoi dari kelapa, coklat mente, kopi bubuk, serta minyak nilam.

IMG 20250427 WA0013

Pose bersama di Stand Pameran Pemda Konawe Utara usai dikunjungi Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka. Foto Andri

Produk hasil olahan sawit pun tak ketinggalan, antara lain CPO (minyak sawit mentah), kernel sawit, dan cangkang sawit. Sedangkan dari sektor hortikultura, Konut menampilkan keripik pisang, bawang goreng, dan dompo durian – yang semuanya merupakan produk olahan kreatif masyarakat setempat.

Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Konut, dalam keterangannya, mengatakan bahwa pihaknya berupaya maksimal memanfaatkan momentum Harmoni Sultra untuk memperkenalkan ragam potensi pertanian dan perkebunan daerah.

“Melalui pameran ini, kita ingin menunjukkan bahwa sektor perkebunan dan hortikultura di Konut berkembang pesat, memberikan kontribusi besar bagi perekonomian daerah,” terangnya.

Partisipasi Konut di Harmoni Sultra menjadi gambaran nyata sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha kreatif dalam membangun citra daerah. Langkah ini juga mendukung visi Bupati Ikbar untuk menjadikan Konawe Utara sebagai kabupaten maju berbasis kearifan lokal dan berdaya saing tinggi.

Dengan antusiasme pengunjung yang tinggi di stand Pemda Konut, tak ayal Konawe Utara berhasil mencuri perhatian dan membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang paling menonjol dalam ajang tahunan ini.

Semangat untuk terus mengangkat potensi daerah pun kian membara, seiring upaya mewujudkan Sulawesi Tenggara yang harmonis, maju, dan sejahtera. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement